Jumat, 18 September 2026

Pasca Dua Siswi Tenggelam Dalam Bak Penampungan, Polisi dan Warga Desa Sainoni-TTU Pagari Area Cekdam

Imanuel Lodja - Jumat, 18 September 2026 11:40 WIB
Pasca Dua Siswi Tenggelam Dalam Bak Penampungan, Polisi dan Warga Desa Sainoni-TTU Pagari Area Cekdam
istimewa
Pasca Dua Siswi Tenggelam Dalam Bak Penampungan, Polisi dan Warga Desa Sainoni-TTU Pagari Area Cekdam

digtara.com -Pasca musibah tenggelamnya dua siswi SDN Sainoni di bak penampungan mata air (Oetfo), Desa Sainoni, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), jajaran Polsek Miomaffo Timur bersama masyarakat melakukan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Baca Juga:

Polisi dan warga menggelar kerja bakti pada Kamis, 17 September 2026, mulai pukul 08.00 WITA, di kawasan embung atau cekdam Oetfo, Desa Sainoni.

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Kapolsek Miomaffo Timur, Ipda Kornelis N. Lamapaha sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga, khususnya anak-anak yang berada di sekitar lokasi penampungan air.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian bersama masyarakat bergotong royong melakukan perawatan lingkungan sekaligus pemagaran di sekitar area cekdam.

Pemagaran dilakukan untuk memberikan batas pengaman di lokasi yang memiliki potensi membahayakan, terutama bagi anak-anak yang bermain atau beraktivitas di sekitar sumber dan penampungan air.

Sebanyak 9 orang terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 3 personel Polsek, 2 personel Polsubsektor Bikomi Utara, 2 personel Brimob, serta 2 orang masyarakat setempat.

Baca Juga:
Dengan menggunakan peralatan sederhana dan memanfaatkan material yang tersedia di lokasi, personel Polri dan warga bekerja bersama memperbaiki serta memasang pagar di bagian yang dinilai perlu mendapatkan pengamanan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas musibah yang terjadi pada Senin, 14 September 2026, ketika dua orang siswi SDN Sainoni ditemukan tenggelam di bak penampungan mata air Oetfo.

Peristiwa itu menjadi perhatian serius bagi kepolisian dan masyarakat setempat sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi mengancam keselamatan anak.

Kapolsek Miomaffo Timur, Ipda Kornelis N. Lamapaha menekankan bahwa upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat.

Menurutnya, pemasangan pagar di sekitar cekdam merupakan salah satu langkah sederhana namun penting untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan, khususnya korban tenggelam.

Kapolsek juga mengimbau para orang tua dan masyarakat sekitar agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta memberikan pemahaman sejak dini mengenai bahaya bermain di sekitar embung, cekdam, sungai, bak penampungan air maupun tempat lain yang memiliki potensi membahayakan keselamatan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rumah Kontrol Daya PLTS di Kabupaten Ngada Terbakar, Ratusan KK Tidak Nikmati Listrik

Rumah Kontrol Daya PLTS di Kabupaten Ngada Terbakar, Ratusan KK Tidak Nikmati Listrik

Tiga Tersangka Untuk Dua Kasus Pencurian Dilimpahkan Polsek Maulafa ke Kejaksaan

Tiga Tersangka Untuk Dua Kasus Pencurian Dilimpahkan Polsek Maulafa ke Kejaksaan

Warga Naioni-Kota Kupang Temukan Kerangka Diduga Tulang Manusia

Warga Naioni-Kota Kupang Temukan Kerangka Diduga Tulang Manusia

Warga Terganggu, Sepeda Motor Pengguna Knalpot Racing Diamankan Polisi

Warga Terganggu, Sepeda Motor Pengguna Knalpot Racing Diamankan Polisi

Calon Suami Aniaya Calon Istri, Polisi Fasilitasi Penyelesaian Secara Kekeluargaan

Calon Suami Aniaya Calon Istri, Polisi Fasilitasi Penyelesaian Secara Kekeluargaan

Cabuli Siswi SMP Hingga Belasan Kali, Pria di Alor-NTT Diamankan Polisi

Cabuli Siswi SMP Hingga Belasan Kali, Pria di Alor-NTT Diamankan Polisi

Komentar
Berita Terbaru