Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Naik Jadi 51 Orang, Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan dan Siagakan Helikopter
digtara.com -Hasil pendataan dan verifikasi faktual di lapangan hingga Minggu, 16 Agustus 2026 siang pukul 14.00 Wita, tercatat 51 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka berat maupun luka ringan.
Baca Juga:
Data tersebut masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui secara berkala melalui koordinasi dengan BPBD setempat serta unsur potensi SAR.
Di Kabupaten Manggarai Timur, Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat berhasil mengevakuasi seorang nelayan yang dilaporkan tenggelam saat gempa terjadi.
Korban ditemukan pada pukul 09.30 WITA di perairan Pantai Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda, dalam kondisi meninggal dunia.
Penyisiran darat terus dilakukan di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Nagekeo sesuai Rencana Operasi (RenOps) hari kedua.
Baca Juga:Penyisiran dilakukan hingga radius 6,3 kilometer dengan menyasar wilayah Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, serta Kelurahan Mbay, Desa Tungurambang, Desa Nangadhero, dan Desa Marpokot di Kabupaten Nagekeo.
Dari hasil penyisiran di sejumlah wilayah tersebut, belum ditemukan adanya penambahan korban meninggal dunia
Operasi pencarian dan pertolongan akan terus dilakukan dengan menyesuaikan perkembangan situasi dan hasil evaluasi di lapangan.
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) pada hari kedua pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, terus dimaksimalkan.
Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR memperluas operasi ke tiga wilayah terdampak, yakni Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo.
Kehadiran Kepala Basarnas menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan operasi SAR berjalan optimal dan kebutuhan penanganan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.
Selain itu, helikopter Basarnas telah disiagakan di wilayah tersebut untuk mendukung proses evakuasi medis udara apabila dibutuhkan.
"Bapak Kepala Basarnas bersama rombongan dijadwalkan meninjau wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai Timur," ujarnya pada Minggu petang.
Selain itu, helikopter Basarnas juga telah disiagakan untuk mendukung proses evakuasi medis udara secara cepat apabila diperlukan dan saat ini disiagakan di Bandara Komodo Labuan Bajo.
Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR terus melakukan pemantauan dan pencarian di wilayah terdampak untuk memastikan tidak ada masyarakat yang masih membutuhkan pertolongan.
Baca Juga:
Polres Nagekeo Gandeng PT Indofood Siapkan Makanan Bagi Warga Terdampak Gempa
101 Personil BKO Brimob Polri Diterjunkan ke Manggarai dan Manggarai Timur
Polda NTT Kirim Tim Trauma Healing Dampingi Warga Berdampak Gempa Flores
Sentuhan Kasih Kapolres Nagekeo dan Ibu untuk Korban Gempa Bumi di Mbay
Polri Kirim Makanan Siap Saji dan Wi-fi Portabel ke Lokasi Gempa Flores