Minggu, 16 Agustus 2026

Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Naik Jadi 51 Orang, Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan dan Siagakan Helikopter

Imanuel Lodja - Minggu, 16 Agustus 2026 16:50 WIB
Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Naik Jadi 51 Orang, Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan dan Siagakan Helikopter
ist
Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Naik Jadi 51 Orang, Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan dan Siagakan Helikopter

digtara.com -Hasil pendataan dan verifikasi faktual di lapangan hingga Minggu, 16 Agustus 2026 siang pukul 14.00 Wita, tercatat 51 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka berat maupun luka ringan.

Baca Juga:

Dengan demikian, total korban terdampak gempa bumi di Flores, NTT yang telah terdata mencapai 183 orang.

Data tersebut masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui secara berkala melalui koordinasi dengan BPBD setempat serta unsur potensi SAR.

Di Kabupaten Manggarai Timur, Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat berhasil mengevakuasi seorang nelayan yang dilaporkan tenggelam saat gempa terjadi.

Korban ditemukan pada pukul 09.30 WITA di perairan Pantai Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda, dalam kondisi meninggal dunia.

Penyisiran darat terus dilakukan di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Nagekeo sesuai Rencana Operasi (RenOps) hari kedua.

Baca Juga:
Penyisiran dilakukan hingga radius 6,3 kilometer dengan menyasar wilayah Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, serta Kelurahan Mbay, Desa Tungurambang, Desa Nangadhero, dan Desa Marpokot di Kabupaten Nagekeo.

Dari hasil penyisiran di sejumlah wilayah tersebut, belum ditemukan adanya penambahan korban meninggal dunia

Operasi pencarian dan pertolongan akan terus dilakukan dengan menyesuaikan perkembangan situasi dan hasil evaluasi di lapangan.

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) pada hari kedua pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, terus dimaksimalkan.

Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR memperluas operasi ke tiga wilayah terdampak, yakni Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii telah tiba di Pulau Flores pada Minggu siang untuk memantau langsung penanganan kondisi darurat akibat gempa.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Nagekeo Gandeng PT Indofood Siapkan Makanan Bagi Warga Terdampak Gempa

Polres Nagekeo Gandeng PT Indofood Siapkan Makanan Bagi Warga Terdampak Gempa

101 Personil BKO Brimob Polri Diterjunkan ke Manggarai dan Manggarai Timur

101 Personil BKO Brimob Polri Diterjunkan ke Manggarai dan Manggarai Timur

Polda NTT Kirim Tim Trauma Healing Dampingi Warga Berdampak Gempa Flores

Polda NTT Kirim Tim Trauma Healing Dampingi Warga Berdampak Gempa Flores

Sentuhan Kasih Kapolres Nagekeo dan Ibu untuk Korban Gempa Bumi di Mbay

Sentuhan Kasih Kapolres Nagekeo dan Ibu untuk Korban Gempa Bumi di Mbay

Polri Kirim Makanan Siap Saji dan Wi-fi Portabel ke Lokasi Gempa Flores

Polri Kirim Makanan Siap Saji dan Wi-fi Portabel ke Lokasi Gempa Flores

19 Warga Manggarai Timur Meninggal Akibat Gempa, Posko Kemanusiaan Dibangun Depan Mapolres

19 Warga Manggarai Timur Meninggal Akibat Gempa, Posko Kemanusiaan Dibangun Depan Mapolres

Komentar
Berita Terbaru