Minggu, 16 Agustus 2026

15 Warga Manggarai Meninggal, Pelayanan RSUD Ruteng Tetap Berjalan

Imanuel Lodja - Sabtu, 15 Agustus 2026 16:25 WIB
15 Warga Manggarai Meninggal, Pelayanan RSUD Ruteng Tetap Berjalan
ist
15 Warga Manggarai Meninggal, Pelayanan RSUD Ruteng Tetap Berjalan
Kerusakan juga terjadi di RSUD Ruteng, berupa kaca dan pintu ruang rawat inap lantai II yang pecah. Kantor Kejaksaan Negeri Manggarai mengalami keretakan pada sebagian tembok, sedangkan Kantor Inspektorat Kabupaten Manggarai mengalami keruntuhan pada bagian tembok pondok.

Baca Juga:

Secara keseluruhan, berdasarkan data terbaru Posko Bencana Kabupaten Manggarai, sebanyak 44 bangunan mengalami kerusakan, baik fasilitas umum maupun rumah warga.

Dampak gempa juga dirasakan pada akses transportasi. Ruas jalan Ruteng–Reok dan Ruteng–Satar Mese dilaporkan terganggu akibat tanah longsor di sejumlah titik.

Di Kecamatan Cibal, beberapa titik longsor antara lain berada di Km 28 Desa Gapong, Wakal Desa Kentol, Golo Muwur Desa Riung dan Golo Ngencung Desa Riung.

Material longsor menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan menuju sejumlah wilayah terdampak.

Baca Juga:
Pelayanan RSUD Ruteng Tetap Berjalan

Di tengah kerusakan akibat gempa, pelayanan kesehatan di RSUD Ruteng tetap berjalan.

Sejumlah pasien untuk sementara dirawat di tenda darurat yang didirikan di halaman rumah sakit serta di area jalan raya depan RSUD Ruteng.

Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi terhadap kondisi bangunan rumah sakit pascagempa.

Polres Manggarai juga terus melakukan pengamanan di lokasi terdampak untuk memastikan proses evakuasi dan pelayanan masyarakat dapat berjalan dengan aman.

Kapolres AKBP Levi Defriansyah telah memerintahkan seluruh personel meningkatkan kesiapsiagaan serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Personel dikerahkan untuk membantu evakuasi korban, mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas, melakukan pendataan serta memantau perkembangan situasi di seluruh wilayah terdampak.

Kapolres Manggarai juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas serta informasi resmi yang disampaikan pemerintah dan instansi berwenang.

"Dalam situasi seperti ini, kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Ikuti arahan petugas di lapangan," ujar AKBP Levi.

Baca Juga:
Polres Manggarai memastikan pemantauan dan pendataan akan terus dilakukan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Nagekeo Gandeng PT Indofood Siapkan Makanan Bagi Warga Terdampak Gempa

Polres Nagekeo Gandeng PT Indofood Siapkan Makanan Bagi Warga Terdampak Gempa

Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Naik Jadi 51 Orang, Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan dan Siagakan Helikopter

Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Naik Jadi 51 Orang, Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan dan Siagakan Helikopter

101 Personil BKO Brimob Polri Diterjunkan ke Manggarai dan Manggarai Timur

101 Personil BKO Brimob Polri Diterjunkan ke Manggarai dan Manggarai Timur

Polda NTT Kirim Tim Trauma Healing Dampingi Warga Berdampak Gempa Flores

Polda NTT Kirim Tim Trauma Healing Dampingi Warga Berdampak Gempa Flores

Sentuhan Kasih Kapolres Nagekeo dan Ibu untuk Korban Gempa Bumi di Mbay

Sentuhan Kasih Kapolres Nagekeo dan Ibu untuk Korban Gempa Bumi di Mbay

Polri Kirim Makanan Siap Saji dan Wi-fi Portabel ke Lokasi Gempa Flores

Polri Kirim Makanan Siap Saji dan Wi-fi Portabel ke Lokasi Gempa Flores

Komentar
Berita Terbaru