Kabur Hampir Satu Bulan, Residivis Pelaku Penikaman Dibekuk Jatanras Polresta Kupang Kota
digtara.com -DJA (23), pelaku penganiayaan berat (penikaman) diamankan Tim Jatanras Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Kupang Kota.
Baca Juga:
Pelaku yang merupakan warga Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang ini ditangkap setelah sempat melarikan diri usai menikam korbannya di kawasan Oesapa, Kota Kupang pada awal Juli lalu.
DJA juga ternyata merupakan seorang residivis dalam kasus penganiayaan yang sebelumnya pernah dilaporkan di Polsek Kota Lama.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari,m melalui Kasat Reskrim, AKP Jumpatua Simanjorang membenarkan penangkapan tersebut.
Kasat menjelaskan bahwa peristiwa penikaman ini terjadi pada Sabtu (4/7/2026) dan langsung dilaporkan oleh korban Y ke Mapolresta Kupang Kota dengan nomor laporan LP/B/764/VII/2026/SPKT/Polresta Kupang Kota.
Baca Juga:"Kejadian bermula dari kesalahpahaman antara korban dan terduga pelaku hingga memicu keributan," tandas Kasat pada Kamis (23/7/2026).
Meski sempat dilerai oleh warga sekitar, terduga pelaku secara tiba-tiba kembali mendatangi korban yang sedang duduk dan langsung menikam paha kanan korban menggunakan sebilah pisau.
Usai menerima laporan, Unit Jatanras langsung melakukan penyelidikan intensif selama kurun waktu 4 hingga 21 Juli 2026.
Dari hasil penelusuran, petugas berhasil mengidentifikasi identitas pelaku penganiayaan berat ini.
Korban juga telah mengonfirmasi secara pasti bahwa DJA adalah pria yang melakukan penyerangan terhadap dirinya.
Upaya persuasif dan koordinasi tersebut membuahkan hasil. Pada Rabu (22/7/2026), terduga pelaku berhasil diamankan dan diserahkan ke Unit Jatanras Satreskrim Polresta Kupang Kota untuk proses hukum lebih lanjut.
"Saat ini terduga pelaku sudah berada di Mapolresta Kupang Kota dan sedang menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," tandas AKP Jumpatua.
Polisi Pastikan Mantan Panitera PN Kupang Meninggal Wajar Karena Serangan Jantung
Mantan Panitera di Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos
Kasus Pembunuhan di Alak-Kupang Direkonstruksi
Hari Anak Nasional di Kupang, 23 Anak di LPKA Kelas I Kupang Dapat Pengurangan Masa Pidana
KPK Mengajar Hadir di Kupang Bangun Generasi Antikorupsi dari Ruang Kelas