Rabu, 05 Agustus 2026

ART di Alor Ditemukan Meninggal Dunia

Imanuel Lodja - Sabtu, 20 Juni 2026 11:55 WIB
ART di Alor Ditemukan Meninggal Dunia
net
Ilustrasi.

digtara.com - Rode Asamau (50), seorang Asisten Rumah Tangga (ART) di Kabupaten Alor, NTT ditemukan meninggal dunia pada Jumat (19/6/2026) malam.

Baca Juga:

Korban yang juga warga Desa Pante Deere, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor ditemukan meninggal di rumah milik Ramlan Simbolon di samping kantor Pelindo, Pelabuhan Pelindo Kalabahi, Kelurahan Kalabahi Kota, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.

Satu jam sebelum ditemukan, korban diantar oleh MK alias Maxi (21) ke rumah Ramlan Simbolon.

Selama ini korban menginap dan tinggal di rumah Ramlan Simbolon.

Usai mengantar korban, Maxi langsung pulang dan meninggalkan lokasi pelabuhan Pelindo.

Ia pulang ke rumah di Bungawaru. Namun selang beberapa saat, Maxi diajak oleh Adi Saputra Simbolon (21) untuk membeli makan dan minum di Cafe Aerobic.

Baca Juga:
Setelah membeli kopi keduanya hendak mengecek ayam di rumah samping Kantor Pelindo, Pelabuhan Pelindo Kalabahi.

Mereka melihat pintu rumah depan sementara tertutup dan Adi Saputra Simbolon membuka pintu dan langsung masuk mengecek ayam di dalam rumah tersebut.

Namun setelah masuk kamar yang ditempati korban, pintu tidak tertutup, sehingga Maxi berinisiatif untuk mengecek korban.

Ia kaget melihat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan mulut mengeluarkan busa yang cukup banyak.

Maxi memanggil Adi Saputra Simbolon dan bersama - sama lari keluar di area pelabuhan untuk melaporkan ke masyarakat yang sementara beraktifitas di seputaran Pelabuhan Pelindo Kalabahi.

Tim Inafis Satreskrim Polres Alor mendatangi lokasi kejadian untuk olah TKP guna memastikan kematian korban.

Korban ditemukan dalam kamar dengan posisi tidur terlentang di lantai di samping tempat tidur. Pada mulut korban terdapat busa/air liur.

Jenazah korban dievakuasi ke RSU Kalabahi untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter RSU Kalabahi.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dr. Fara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dokter juga menyampaikan bahwa penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:
Mengenai busa yang keluar dari mulut korban, kemungkinan akibat minum air terlalu banyak hingga menyebabkan keluarnya busa dari mulut.

Bisa juga diakibatkan karena jantung, hipertensi. Namun hal tersebut belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan pemeriksaan luar.

KBO Satreskrim Polres Alor, Ipda Ibrahim Usman memastikan kalau tidak ada indikasi tanda-tanda kekerasan pada korban.

Berdasarkan keterangan dokter, juga tidak ditemukan indikasi adanya kekerasan pada tubuh korban.

Keluarga korban telah menerima dan mengikhlaskan kejadian ini sebagai ajal korban/musibah dan telah membuat pernyataan untuk tidak menuntut kematian korban secara hukum serta telah membuat pernyataan penolakan otopsi.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Transnusa dan TAT Perkuat Kerja Sama, Dorong Wisatawan Indonesia Liburan ke Thailand

Transnusa dan TAT Perkuat Kerja Sama, Dorong Wisatawan Indonesia Liburan ke Thailand

Smartwatch GPS untuk Trail Running: 4 Rekomendasi Terbaik dan Tips Memilihnya

Smartwatch GPS untuk Trail Running: 4 Rekomendasi Terbaik dan Tips Memilihnya

HP Midrange Apa yang Bagus? Ini 3 Rekomendasi Terbaik Rp5 Jutaan

HP Midrange Apa yang Bagus? Ini 3 Rekomendasi Terbaik Rp5 Jutaan

4 Cara Cerdas Mengelola Keuangan di Era Digital dengan Bantuan AI

4 Cara Cerdas Mengelola Keuangan di Era Digital dengan Bantuan AI

Daftar Harga HP Samsung Terbaru Agustus 2026, Galaxy A, S, hingga Z Fold8 Ultra

Daftar Harga HP Samsung Terbaru Agustus 2026, Galaxy A, S, hingga Z Fold8 Ultra

Polres Alor Gagalkan Penyelundupan Ribuan Liter Miras Tradisional Dari Kiser

Polres Alor Gagalkan Penyelundupan Ribuan Liter Miras Tradisional Dari Kiser

Komentar
Berita Terbaru