Usai Operasi Batu Empedu, Penghuni Kamar Kos Mekar Indah Kupang Ditemukan Meninggal Dunia
Baca Juga:
Nur mengaku kalau selama ini korban sering mengeluhkan sakit lambung.
Sekitar 14 Mei 2026 lalu, Nur pernah mengantar korban berobat ke RS Siloam Kupang.
Korban juga pernah memberitahukan kepada Nur kalau korban sempat menjalani rawat inap di RS Kartini Kupang pada 16 Mei 2026 dengan keluhan batu empedu.
Korban kemudian dirujuk ke RS Leona Kupang untuk penanganan lebih lanjut berupa operasi.
Baca Juga:Korban baru kembali pulang ke kos sekitar 25 Mei 2026 malam pasca menjalani tindakan operasi batu empedu di RS Leona.
Dina Sophia selaku penanggung jawab kos kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang guna dilakukan visum luar.
Aparat kepolisian Polsek Kota Lama dipimpin Kapolsek Kota Lama, AKP Zainal Arifin Abdurahman berkoordinasi denga pihak keluarga korban.
Pihak keluarga korban tidak bisa datang ke Kota Kupang karena keluarga korban berada di luar daerah (Malang/Jawa Timur) karena terkendala biaya.
Diduga korban telah meninggal dunia beberapa waktu sebelum ditemukan oleh Nur di kamar kos.
Dari keterangan beberapa rekan korban, diketahui kalau korban sebelumnya memiliki riwayat penyakit lambung dan batu empedu.
Korban baru menjalani operasi di RS Leona sebelum kembali ke kamar kos pada 25 Mei 2026.
Untuk memastikan penyebab kematian korban, pihak kepolisian berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk dilakukan visum luar terhadap jenazah korban.
Baca Juga:
Bangunan Panti Asuhan di Kupang Terbakar
Gara-gara Kambing, Warga di Kupang Terluka Dibacok Rekannya
Wali Kota Kupang Respons Penggerebekan Dua Lurah, Tegaskan Sanksi Disiplin ASN
Operasi Ketupat Turangga 2026 di Kota Kupang Zero Korban Meninggal Dunia dan Luka Berat
Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta