Kabur Pasca Curi Uang Hasil Jual Beras di Manggarai, Pelaku Ditangkap Polisi di Manggarai Barat
digtara.com -MH (35), terduga pelaku tindak pidana pencurian uang jutaan rupiah milik seorang pelajar di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya ditangkap polisi.
Baca Juga:
- "Bus Kayu" di Labuan Bajo Angkut Rombongan Tim Sepak Bola Terbalik, Dua Orang Meninggal dan Puluhan Penumpang Luka Berat
- Belajar Dari Insiden Meninggalnya WNA Austria di Lokasi Wisata, Polisi-Warga di Manggarai Barat Intensifkan Sidak di Lokasi Wisata
- Satpolairud Polres Manggarai Barat Sambangi Sejumlah Titik Rawan Gangguan Keamanan Perairan
Ia ditangkap di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Ujung, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, pada Jumat (22/5/2026).
Penangkapan MH merupakan buah dari sinergi lintas wilayah antara Polres Manggarai dan Polres Manggarai Barat.
Pelaku diketahui melarikan diri ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat setelah menggasak uang hasil penjualan beras milik korban sepekan sebelumnya di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai.
"Tim Resmob Komodo telah mengamankan MH di area TPI Kampung Ujung. Ia merupakan buronan yang masuk dalam target operasi penyelidikan setelah melakukan aksi pencurian di wilayah hukum Polres Manggarai," ujar Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya pada Senin (25/5/2026).
Baca Juga:Peristiwa pencurian ini menimpa Aprianus A. Buluk (17), seorang pelajar asal Kabupaten Manggarai Timur.
Kejadian bermula pada Kamis (14/5/2026) petang di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.
Beberapa saat sebelum kejadian, Aprianus bersama dua rekannya baru saja menjual sembilan karung beras dengan berat total 450 kilogram di daerah Mano, Manggarai Timur.
Uang hasil penjualan senilai Rp 5.850.000 tersebut kemudian disimpan di dasbor mobil.
Nahas, saat kendaraan mereka diparkir di depan sebuah toko di Kelurahan Mbaumuku untuk suatu keperluan, pelaku memanfaatkan kelengahan korban.
Korban pun langsung melaporkan musibah tersebut ke SPKT Polres Manggarai.
"Ketika korban turun dari mobil untuk keperluan pribadi, uang hasil penjualan beras tersebut ditinggalkan di dasbor kendaraan dalam kondisi tidak terpantau langsung. Begitu korban kembali, uangnya sudah hilang. Berdasarkan analisis awal di lapangan, korban kemungkinan sudah diincar oleh terduga pelaku," jelas AKP Lufthi.
Polisi melakukan penyelidikan intensif pasca-menerima laporan koordinasi dari Polres Manggarai.
Tim Resmob Komodo langsung melakukan penyisiran di titik-titik vital area Labuan Bajo.
Baca Juga:Terduga pelaku akhirnya berhasil diidentifikasi sedang berada di kawasan padat aktivitas TPI Kampung Ujung.
Saat dibawa ke ruang Resmob Polres Manggarai Barat untuk interogasi awal, MH yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini tidak dapat mengelak dan mengakui semua perbuatannya.
"Bus Kayu" di Labuan Bajo Angkut Rombongan Tim Sepak Bola Terbalik, Dua Orang Meninggal dan Puluhan Penumpang Luka Berat
Belajar Dari Insiden Meninggalnya WNA Austria di Lokasi Wisata, Polisi-Warga di Manggarai Barat Intensifkan Sidak di Lokasi Wisata
Satpolairud Polres Manggarai Barat Sambangi Sejumlah Titik Rawan Gangguan Keamanan Perairan
Sembunyikan BBM dalam Terpal Merah, Dua Terduga Pelaku Diperiksa Penyidik Polres Manggarai Barat
Terombang Ambing di Perairan Labuan Bajo, Puluhan Penumpang KM Hinayah Diselamatkan Tim SAR Gabungan