Korban Terkaman Buaya di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia
Baca Juga:
Kejadian bermula pada Sabtu, 16 Mei 2026 sekitar pukul 08.30 WITA, ketika korban bersama seorang rekannya pergi ke muara untuk mandi.
Setibanya di lokasi, korban membuka pakaian dan berjalan menuju pinggir muara.
Secara tiba-tiba korban diterkam buaya dan diseret ke dalam air.
Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh rekan korban, masyarakat setempat, dan personel Polsek Amfoang Utara, namun korban belum berhasil ditemukan.
Baca Juga:Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk mendapatkan bantuan SAR.
Kapolsek Amfoang Utara, Iptu Valen Beribe meminta bantuan tim SAR.
Tim SAR diberangkatkan pada pukul 17.25 WITA menggunakan dua unit rescue car dengan kekuatan sembilan personel rescuer.
Tim juga membawa satu unit perahu karet, mesin tempel 30 PK, peralatan SAR darat, alat komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 22.25 WITA setelah menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 130 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar lima jam.
Warga di Malaka Diterkam Buaya, Hasil Pencarian Masih Nihil
Sopir Lalai dan Mabuk Miras Jadi Pemicu Kecelakaan Mobil Honda Brio di Kota Kupang
Warga Kupang Diterkam Buaya Saat Mandi di Muara
Di Kupang, Satu Penumpang Tewas Dan Lima Luka-Luka dalam Kecelakaan Tunggal Mobil Brio
Diduga Gelapkan Uang dan Mobil, Anggota DPRD Kota Kupang Polisikan Mantan Istri