Polres Kupang Beberkan Kronologis Kasus Anak Tembak Mata Temannya Berujung Tewas
digtara.com -Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, membenarkan peristiwa tragis yang menewaskan bocah enam tahun berinisial CAA.
Baca Juga:
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (23/4/2026) siang di RT 04, Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Nanti langsung dengan Kasat Reskrim. Yang pertama apakah terjadi, memang benar terjadi demikian," jawabnya lewat pesan suara Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga:Ia menyebut sejauh ini sudah dilakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Langkah-langkah yang dilakukan kepolisian adalah melakukan tindakan kepolisian seperti ke TKP, melaksanakan olah TKP, kemudian melaksanakan Riksa. Nanti lebih detailnya silahkan koordinasi dengan Kasat Reskrim," tambahnya lagi.
Sementara Kasatreskrim Polres Kupang, AKP Helmi Wildan secara terpisah membeberkan kronologis penembakan tak disengaja tersebut.
Pada saat yang sama EM ayah dari KARM tak sengaja meletakkan senapan anginnya yang sudah dalam kondisi sudah terisi dan terpompa. Ia pergi ke rumah tetangga yang berteriak karena melihat ular di sawah.
"Posisi senapan yang ditinggalkan itulah kemudian dimainkan oleh KARM lalu tidak sengaja terkena ke bagian mata kanan anak korban CAA," jelas dia.
Baca Juga:Pasca kejadian korban langsung dibawa dibawa ke Puskesmas Manubelon untuk mendapat pertolongan. Sayangnya, dokter menyatakan bocah enam tahun itu sudah meninggal pukul 14.40 WITA.
Ia juga membenarkan olah TKP dan pulbaket yang sedang dilaksanakan oleh KBO, Kanit Pidum dan tim sdg di lapangan.
"Nanti kami juga akan berkoordinasi dengan beberapa pihak dalam penanganannya seperti ahli pidana, Peksos, Bapas, Pengadilan Negeri Oelamasi dan JPU," tambah dia.
Sebelumnya diberitakan, ayah dari KARM berinisial EM membawa senapan angin untuk menembak ayam peliharaan. Ia lalu EM mendengar teriakan dari arah sawah kalau ada ular dan melupakan senapan angin sudah dipompa dan berisi amunisi ditinggalkan begitu saja.
Baca Juga:EM meninggalkan senapan angin tersebut di samping rumah dan bergegas ke sawah. Ia kaget mendengar suara letusan senapannya dan bergegas memeriksa apa yang terjadi. Saat itu ia menemukan korban sudah mengalami luka tembak di mata.
Pasca kejadian aparat keamanan dari Pospol Manubelon mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti satu pucuk senapan angin serta pakaian korban dan KARM.
Apoteker di Kupang Ditemukan Meninggal Gantung Diri Dalam Apotek
Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia
700 Calon Bintara Polri Tahun 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I
Nelayan Oesapa-Kupang Hilang Saat Jatuh dari Perahu Motor di Teluk Kupang
Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang