Modus Pencuri Sapi Di Kupang, Tembak Dengan Senpi Dan Kuliti Sapi Di Tempat
digtara.com -Polres Kupang mengungkap modus pencurian ternak sapi di wilayah hukum Polres Kupang beberapa waktu lalu.
Baca Juga:
Ketujuh pelaku merupakan komplotan pelaku pencurian ternak.
Ditemui di Mapolres Kupang, Kasat menyebutkan kalau para pelaku merupakan warga Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang.
Baca Juga:"Ada satu kepala dusun, ada juga bapak dan anak, dua orang kakak dan adik kandung serta ada dua anak dibawah umur," ujar Kasat.
Kasat menyebutkan kalau dalam aksinya pelaku menggunakan senjata api rakitan.
"Mereka menembak sapi dan (suara tembakan) didengar oleh warga," ujar Kasat.
Ketika saksi mengecek, mereka menemukan dua pelaku (Banus dan rekannya) dan sapi yang sudah tergeletak.
Saat sapi sudah ditembak di pinggir sungai, kemudian dipotong-potong menjadi beberapa bagian maka mereka memikul daging sapi curian ke rumah kebun untuk dikuliti dan kemudian dibagi-bagi kepada beberapa tersangka.
Baca Juga:Saksi kemudian memanggil aparat dan mendapati tersangka lain memotong-motong sapi menjadi beberapa bagian agar mudah dibawa.
"Setelah ditemukan oleh beberapa warga dan kepala desa kemudian mereka menghubungi Polsek Fatuleu dan bersama-sama menangkap," ujarnya.
Kaitan dengan kasus ini, polisi sudah mengamankan barang bukti satu pucuk senapan angin yang sudah dimodifikasi jenis PCP merk mauser popor kayu yang selama ini dikuasai oleh tersangka UP alias Banus.
"Ada pula empat unit handphone milik tersangka yang dipakai untuk berkomunikasi," tambah Kasat.
Selain itu kayu bulat yang dipakai para tersangka untuk memikul daging hasil curian.
Baca Juga:"Diamankan pula daging yang sudah disisihkan dan sebagian besar daging sudah mengalami pembusukan," tandas mantan Kasat Reskrim Polres Sumba Timur.
Tim Resmob Satreskrim Polres Kupang mengamankan beberapa orang terduga pelaku pencurian ternak (curnak).
Sebelumnya ada dua pelaku melarikan diri saat aksinya diketahui warga di Dusun Siumate, Desa Naitae, Kabupaten Kupang.
Dalam proses penyelidikan, tim memperoleh informasi dari sumber masyarakat terkait keberadaan salah satu terduga pelaku, UP, yang diduga bersembunyi di rumah keluarganya milik AM di Desa Kalali, Kecamatan Fatuleu Barat.
Tim kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan UP pada petang hari.
Baca Juga:Tim Resmob melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan terduga lainnya, PT.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, PT diketahui bersembunyi di rumah milik keluarganya, AT yang juga berada di Desa Kalali.
Jembatan di Jalan Timor Raya Naibonat Ambruk
Remaja Pria Diamankan Saat Curi Helm Di Parkiran Lippo Plaza Kupang
Mabuk Miras Dan Blokir Jalan, Empat Pemuda Di Kupang Diamankan Polisi
Respon Laporan Call Center, Polisi Amankan ODGJ Di Kota Kupang
Warga Temukan Tengkorak Manusia Di Pesisir Pantai