Kamis, 13 Agustus 2026

BPJN Targetkan Perbaikan Jembatan Ambruk Di Kupang Selesai Dalam Lima Hari

Imanuel Lodja - Kamis, 26 Maret 2026 15:25 WIB
BPJN Targetkan Perbaikan Jembatan Ambruk Di Kupang Selesai Dalam Lima Hari
ist
Kepala BPJN NTT, Janto

digtara.com -Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Janto, menyebut kondisi cuaca ekstrem berpengaruh besar pada ambruknya salah satu jembatan di jalur utama Trans Timor pada Kamis (26/3/2026).

Baca Juga:

Rusaknya jembatan di Kilometer 38 Oelmasi, Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupan ini menyebabkan macetnya arus lalu lintas.

Selain itu jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, roda enam dan roda 10.

Akses di jalur tersebut putus total terutama bagi kendaraan. Kendaraan roda dua pun sudah tidak bisa melalui kawasan tersebut.

Baca Juga:
Janto mengakui kalau ambruknya jembatan yang dibangun pada tahun 1991 ini akibat cuaca ekstrem.

"Akibat cuaca ekstrem dengan terjadinya longsoran di hilir sungai yang menggerus tanah hingga terjadi retakan pada pondasi jembatan. Pondasi jembatannya bergeser sehingga plat injaknya terjadi penurunan," katanya di lokasi pada Kamis siang.

Ia melanjutkan ada alternatif jalan yang sudah dipilih karena jalur jalan yang rusak itu akan ditutup sementara untuk perbaikan.

"Langkah yang kita lakukan saat ini, status lalu lintas jalan kita tutup dan kita alihkan ke jalur alternatif di ruas Jalan Nunkurus di Kabupaten Kupang," ungkap dia.

Semua arus kendaraan sudah dialihkan ke jalur alternatif ini.

Baca Juga:
Antrian kendaraan di lokasi jembatan ambruk

Sementara itu pihak BPJN telah menurunkan alat berat untuk memulai pengerjaan jalan sementara.

"Kami sudah mobilisasi alat berat untuk membuka jalan sementara. Jalan sementara akan berada di posisi hilir," lanjutnya.

Pihaknya menggunakan gorong-gorong dan box khusus yang bisa dilalui oleh kendaraan.

Baca Juga:
Pihaknya akan melakukan upaya maksimal apabila didukung dengan cuaca yang tidak lagi hujan.

"Dalam waktu lima hari ini bisa jalan maksimal sehingga bisa digunakan oleh masyarakat," ujarnya.

Jembatan depan Markas Brigif 21 Komodo Oelamasi, Kilometer 36, Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang mengalami kerusakan dan ambruk

Ambruknya jembatan karena ada P

Penurunan kurang lebih 1,4 meter dari bahu jalan yang mengakibatkan lalulintas pejalan kaki terhambat dan kendaraan roda 2, 4, 6 dan 10 tidak bisa melintasi.

Penyebab sementara kerusakan diduga akibat tingginya debit air hujan yang mengguyur wilayah tersebut sehingga mengakibatkan pergerakan tanah dan retakan di sekitar jembatan.

Baca Juga:
Selain itu, pipa air PDAM mengalami kebocoran sehingga terjadi pengikisan tanah di bagian tiang induk jembatan.

Kondisi di lokasi saat ini mengalami patahan yang cukup membahayakan bagi pengguna jalan kaki dan kendaraan bermotor roda dua, empat, enam dan 10.

Luas jalan yang terputus akibat kejadian tersebut yakni panjang jalan enam meter, lebar jalan tujuh meter dan kedalaman 1,4 meter.

Petugas dari Dirjen Perhubungan darat dan instansi terkait menghimbau agar pengguna jalan kaki berhati-hati karena sewaktu- waktu jembatan bisa terjadi kerusakan yang lebih para

Juga membuat jalan alternatif sambil menunggu perbaikan jembatan.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Bestobe-Takari Menangis Haru Dengan Keberadaan Jembatan Bantuan Polda NTT

Warga Bestobe-Takari Menangis Haru Dengan Keberadaan Jembatan Bantuan Polda NTT

Jembatan Merah Putih Bantuan Polda NTT Hadirkan Akses Transportasi Bagi Warga dan Siswa di Takari

Jembatan Merah Putih Bantuan Polda NTT Hadirkan Akses Transportasi Bagi Warga dan Siswa di Takari

Polres Manggarai Barat Selidiki Dugaan Kelalaian Tewasnya Dua Turis Asing di Lokasi Wisata

Polres Manggarai Barat Selidiki Dugaan Kelalaian Tewasnya Dua Turis Asing di Lokasi Wisata

Jatuh di Jembatan Gantung Air Terjun Manggarai Barat, Dua WNA Austria Meninggal Dunia

Jatuh di Jembatan Gantung Air Terjun Manggarai Barat, Dua WNA Austria Meninggal Dunia

Jembatan Bailey di Aceh Tengah Kembali Hubungkan 5 Desa yang Sempat Terisolasi

Jembatan Bailey di Aceh Tengah Kembali Hubungkan 5 Desa yang Sempat Terisolasi

Pembangunan Jembatan Gantung Hotel di Sumba Barat 'Makan Korban', Satu Meninggal dan Tiga Luka-luka

Pembangunan Jembatan Gantung Hotel di Sumba Barat 'Makan Korban', Satu Meninggal dan Tiga Luka-luka

Komentar
Berita Terbaru