Jumat, 21 Agustus 2026

Pamit Ke Istri, Pria Di Manggarai Malah Ditemukan Tewas Gantung Diri Dengan Ikat Pinggang

Imanuel Lodja - Kamis, 26 Maret 2026 09:16 WIB
Pamit Ke Istri, Pria Di Manggarai Malah Ditemukan Tewas Gantung Diri Dengan Ikat Pinggang
ist
Pamit Ke Istri, Pria Di Manggarai Malah Ditemukan Tewas Gantung Diri Dengan Ikat Pinggang

digtara.com -MAR (35), pria di Kabupaten Manggarai, NTT ditemukan meninggal dunia dengan posisi gantung diri di sebuah kebun cengkeh depan rumahnya pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 19.00 WITA.

Baca Juga:

Rumah korban terletak di Langgo Nderu, Kelurahan Carep, Kabupaten Manggarai.

Kejadian bermula saat korban keluar rumah tanpa pamit kepada istrinya.

Kuatir karena sang suami tak kunjung kembali, istri korban meminta bantuan tetangganya, Lexsoni Tefenta Ngabur, untuk mencari di area perkuburan keluarga namun tidak membuahkan hasil.

Baca Juga:
Pencarian berlanjut ke kebun di depan rumah mereka. Di sanalah sang istri seketika jatuh lemas dan berteriak histeris saat melihat tubuh suaminya sudah tergantung di dahan pohon cengkeh menggunakan sehelai ikat pinggang hitam.

Lexsoni segera berusaha menopang tubuh korban sembari dibantu warga lain, Risaldus Kagung, untuk melepaskan jeratan di leher korban.

Mereka berharap korban masih bisa diselamatkan. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Ruteng menggunakan sepeda motor, namun takdir berkata lain.

Kepolisian Resor Manggarai dipimpin Pamapta, Ipda Eko Muktiono segera melakukan olah TKP dan identifikasi.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan barang bukti ikat pinggang warna hitam, sandal jepit, puntung rokok, ember warna oranye, dan selang air.

Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan dr. Maria Patrisia di RSUD Ruteng, ditemukan tanda-tanda khas gantung diri seperti lidah menjulur, keluar feses, dan cairan mani.

Baca Juga:
Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau penganiayaan pada tubuh korban.

"Paha dan jari kaki korban mengalami luka goresan ringan yang diduga akibat gesekan saat korban dilarikan secara tergesa-gesa menuju rumah sakit oleh para saksi," ungkap Ipda Eko .

Motif pasti korban mengakhiri hidupnya belum diketahui secara mendalam karena sang istri masih dalam kondisi trauma berat dan belum bisa dimintai keterangan.

Pihak keluarga, yang diwakili oleh paman kandung korban, Bernadus Rabung, menyatakan ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah.

Keluarga menolak proses otopsi dan menyatakan tidak akan melakukan tuntutan hukum di kemudian hari.

Jenazah korban dibawa ke rumah duka di Kelurahan Langgo Deru, Kabupaten Manggarai untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang

6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang

13.935 Warga Korban Gempa Di Manggarai Ditampung Pada 45 Titik Pengungsian

13.935 Warga Korban Gempa Di Manggarai Ditampung Pada 45 Titik Pengungsian

Dua Gempa Susulan Guncang Manggarai, Kapolres Himbau Warga Jangan Panik Tapi Tetap Waspada

Dua Gempa Susulan Guncang Manggarai, Kapolres Himbau Warga Jangan Panik Tapi Tetap Waspada

Tim Psikologi Jangkau Pulau Terluar di Manggarai Barat Beri Trauma Healing Bagu Korban Gempa

Tim Psikologi Jangkau Pulau Terluar di Manggarai Barat Beri Trauma Healing Bagu Korban Gempa

Tengah Malam Wakapolres Manggarai Barat Antar Bantuan Bagi Korban Gempa ke Wilayah Terisolir

Tengah Malam Wakapolres Manggarai Barat Antar Bantuan Bagi Korban Gempa ke Wilayah Terisolir

Berkas Lengkap, Direktur Agen Perjalanan Wisata di Manggarai Barat Diserahkan ke Kejaksaan

Berkas Lengkap, Direktur Agen Perjalanan Wisata di Manggarai Barat Diserahkan ke Kejaksaan

Komentar
Berita Terbaru