Minggu, 09 Agustus 2026

Ribuan Liter Miras Tradisional Diamankan Polisi di Pelabuhan Bolok-Kupang

Imanuel Lodja - Jumat, 20 Maret 2026 11:30 WIB
Ribuan Liter Miras Tradisional Diamankan Polisi di Pelabuhan Bolok-Kupang
ist
Aparat kepolisian saat mengamankan miras dari sebuah truk kayu

digtara.com -Satu unit mobil truk kayu ekspedisi asal Kupang diamankan karena kedapatan mengangkut ribuan liter minuman keras (Miras) tradisional jenis moke dari Kabupaten Sabu Raijua.

Baca Juga:

Penindakan tersebut terjadi pada Jumat, 20 Maret 2026 sekitar pukul 06.30 Wita di dermaga pelabuhan feri Bolok, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Operasi ini dilakukan personel Pospol KP3 Laut Bolok bersama tim Resmob Polres Kupang dipimpin Kapolsek Kupang Barat, Ipda Muhammad Yuzakky.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan satu unit mobil truk kayu ekspedisi Valentino warna merah nomor polisi DH 8209 AJ.

Baca Juga:
Truk tersebut dikemudikan oleh seorang pria, SA (22) yang merupakan warga Desa Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sebanyak 14 drum berisi minuman keras jenis moke, dengan total volume diperkirakan mencapai kurang lebih 2.800 liter.

Minuman keras tersebut diangkut dari Kabupaten Sabu Raijua menggunakan kapal KMP Lakaan yang berangkat pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 16.00 WITA dan tiba di pelabuhan feri Bolok keesokan harinya.

Setelah diamankan, kendaraan beserta barang bukti langsung dibawa ke Mako Polres Kupang.

Penanganan kasus tersebut diserahkan dari wilayah hukum Polsek Kupang Barat ke Satuan Reserse Narkoba Polres Kupang untuk penanganan lebih lanjut.

Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan di gudang Satresnarkoba Polres Kupang.

Baca Juga:
Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap jalur distribusi minuman keras di wilayah NTT.

"Polda NTT berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan represif guna menekan peredaran miras ilegal di wilayah NTT," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Pihak kepolisian terus meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya di pintu-pintu masuk wilayah seperti pelabuhan laut.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam produksi maupun distribusi minuman keras ilegal. Kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," tegasnya.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satresnarkoba Polres Kupang guna mengungkap jaringan distribusi serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam pengiriman miras tersebut

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Anak Dianiaya Paman Diselesaikan Secara Damai di Polsek Maulafa

Kasus Anak Dianiaya Paman Diselesaikan Secara Damai di Polsek Maulafa

Kapolda NTT Motivasi Personel Dit Samapta Saat Simulasi Pengendalian Massa

Kapolda NTT Motivasi Personel Dit Samapta Saat Simulasi Pengendalian Massa

Perahu Motor Patah Kemudi, Nelayan di Kupang Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Perahu Motor Patah Kemudi, Nelayan di Kupang Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Lantik Kapolsek Kupang Tengah, Kapolres Kupang Titip Sejumlah Pesan ke Ipda Theorangga Enoch Aprathama Rohi

Lantik Kapolsek Kupang Tengah, Kapolres Kupang Titip Sejumlah Pesan ke Ipda Theorangga Enoch Aprathama Rohi

Salah Paham, Pemuda di Bakunase II-Kupang Bertikai dan Didamaikan

Salah Paham, Pemuda di Bakunase II-Kupang Bertikai dan Didamaikan

Kembalikan Handphone dan Minta Imbalan, Pria di Kota Kupang Diamankan Jatanras Polresta Kupang Kota

Kembalikan Handphone dan Minta Imbalan, Pria di Kota Kupang Diamankan Jatanras Polresta Kupang Kota

Komentar
Berita Terbaru