Senin, 09 Maret 2026

Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta

Imanuel Lodja - Senin, 09 Maret 2026 16:30 WIB
Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta
ist
Walikota Kupang, KMK Kota Kupang Timur dan ketua majelis GMIT Hosana Sungkaen saat peletakan batu pertama pembangunan rumah Pastori II, Senin (9/3/2026)
"Ini adalah panggilan pelayanan. Allah akan memenuhi segala keperluan mu. Kiranya kuasa Tuhan bekerja melalui panitia," harap Pdt Mersy.

Baca Juga:

Disebutkan bahwa semua yang dilakukan adalah kesaksian iman bahwa pastori jadi bukti nyata bahwa dalam keterbatasan, Tuhan cukupkan.

"Biarlah hamba Tuhan bisa bersekutu dengan jemaat melalui pastori. Terus berjalan bergandengan tangan dan jadikan perbedaan untuk memperkaya iman jemaat," harapnya.

Ketua panitia pembangunan pastori kedua GMIT Hosana Sungkaen Oscar Lopo didampingi wakil ketua Karel Mau menyebutkan kalau pembangunan rumah pastori ukuran 12 x 9 meter parmanen dengan taksasi anggaran Rp 400 juta murni swadaya jemaat dan bantuan donatur.

Baca Juga:
Keberanian membangun rumah pastori ini didasari karena pendeta kedua di gereja tersebut belum memiliki rumah pastori.

"Sejak November 2025, Sinode GMIT memberikan kami dua pendeta dan kami baru punya satu rumah pastori. Pendeta kedua akhirnya kontrak rumah sehingga kami sepakat membangun dari kekurangan kami," ujarnya.

Bangunan akan dibangun diatas lahan seluas 216 meter yang merupakan milik gereja.

Gereja Hosana Sungkaen memiliki 311 kepala keluarga (KK) tersebar dalam 12 rayon dari Kelurahan Naimata Kota Kupang dan Desa Baumata Kabupaten Kupang.

Pdt Mercy Salamoni, ketua majelis jemaat GMIT Hosana Sungkaen dalam khotbah saat ibadah peletakan batu pertama mengingatkan bahwa Tuhan menjadi landasan dan dasar dalam mengawali pembangunan sehingga ada ketergantungan pada Tuhan supaya usaha dalam membangun tidak sia-sia dan tidak percuma.

"Sekalipun semua sudah lengkap tapi jika tidak libatkan Tuhan maka akan sia-sia," ujarnya.

Baca Juga:
Ia mengingatkan bahwa bangunan harus menjadi tempat persekutuan dan doa bagi pelayan. "Dalam Tuhan ada upah yang besar jika dalam pekerjaan pelayanan selalu melibatkan Tuhan," tandasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gelar Natal Bersama, Kapolres TTU Ingatkan Kamtibmas Jadi Tanggungjawab Semua Pihak

Gelar Natal Bersama, Kapolres TTU Ingatkan Kamtibmas Jadi Tanggungjawab Semua Pihak

Di Perayaan Natal Pemuda GMIT Imanuel Mola, Kapolres Alor Ajak Pemuda Jadi Agen Terang dan Damai

Di Perayaan Natal Pemuda GMIT Imanuel Mola, Kapolres Alor Ajak Pemuda Jadi Agen Terang dan Damai

Pulang Latihan di Gereja, Remaja Putri di Sabu Raijua Tergelincir ke Sungai dan Ditemukan Meninggal Dunia

Pulang Latihan di Gereja, Remaja Putri di Sabu Raijua Tergelincir ke Sungai dan Ditemukan Meninggal Dunia

Polres TTS-Relawan Geser Bedah Rumah Janda di Kabupaten TTS

Polres TTS-Relawan Geser Bedah Rumah Janda di Kabupaten TTS

Menuju Inklusifitas Pelayanan Gereja, GMIT Meluncurkan Gereja Ramah Disabilitas

Menuju Inklusifitas Pelayanan Gereja, GMIT Meluncurkan Gereja Ramah Disabilitas

Melalui Suara Gembala, Sinode GMIT Minta Warga Jaga Perdamaian dan Stabilitas

Melalui Suara Gembala, Sinode GMIT Minta Warga Jaga Perdamaian dan Stabilitas

Komentar
Berita Terbaru