Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta
Baca Juga:
"Biarlah hamba Tuhan bisa bersekutu dengan jemaat melalui pastori. Terus berjalan bergandengan tangan dan jadikan perbedaan untuk memperkaya iman jemaat," harapnya.
Ketua panitia pembangunan pastori kedua GMIT Hosana Sungkaen Oscar Lopo didampingi wakil ketua Karel Mau menyebutkan kalau pembangunan rumah pastori ukuran 12 x 9 meter parmanen dengan taksasi anggaran Rp 400 juta murni swadaya jemaat dan bantuan donatur.
Baca Juga:Keberanian membangun rumah pastori ini didasari karena pendeta kedua di gereja tersebut belum memiliki rumah pastori.
"Sejak November 2025, Sinode GMIT memberikan kami dua pendeta dan kami baru punya satu rumah pastori. Pendeta kedua akhirnya kontrak rumah sehingga kami sepakat membangun dari kekurangan kami," ujarnya.
Bangunan akan dibangun diatas lahan seluas 216 meter yang merupakan milik gereja.
Pdt Mercy Salamoni, ketua majelis jemaat GMIT Hosana Sungkaen dalam khotbah saat ibadah peletakan batu pertama mengingatkan bahwa Tuhan menjadi landasan dan dasar dalam mengawali pembangunan sehingga ada ketergantungan pada Tuhan supaya usaha dalam membangun tidak sia-sia dan tidak percuma.
"Sekalipun semua sudah lengkap tapi jika tidak libatkan Tuhan maka akan sia-sia," ujarnya.
Baca Juga:Ia mengingatkan bahwa bangunan harus menjadi tempat persekutuan dan doa bagi pelayan. "Dalam Tuhan ada upah yang besar jika dalam pekerjaan pelayanan selalu melibatkan Tuhan," tandasnya.
Dukung Semarak Pawai Paskah 2026, Polres Rote Ndao Beri Pengamanan Maksimal
Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua MS GMIT, Kapolres Rote Ndao Apresiasi Perayaaan Paskah dan Perkuat Toleransi Umat Beragama
Di Pawai Paskah GMIT, Wapres Gibran Ikut Pikul Salib
Wali Kota Kupang Respons Penggerebekan Dua Lurah, Tegaskan Sanksi Disiplin ASN
Gelar Natal Bersama, Kapolres TTU Ingatkan Kamtibmas Jadi Tanggungjawab Semua Pihak