Polres Sumba Timur Hentikan Akvitas Tambang Emas Ilegal
Imanuel Lodja - Selasa, 24 Februari 2026 15:31 WIB
ist
Aparat kepolisian saat melalukan sosialisasi penghentian aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Matawai La Pawu
Mereka menegaskan bahwa di tingkat desa, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada warga agar tidak melakukan aktivitas pendulangan emas ilegal.
Imbauan tersebut disampaikan melalui pertemuan desa, komunikasi langsung dengan tokoh masyarakat, hingga pemberitahuan secara terbuka kepada warga.
Selain menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Terkait dinamika informasi yang berkembang di tengah masyarakat, Kepala Desa Wanggameti, Elis L. Raja menyampaikan bahwa kabar tersebut adalah hoax atau tidak benar sehingga warga diharapkan tidak terpengaruh dengan dinamika informasi yang belum jelas kebenarannya agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru.
Pernyataan serupa disampaikan Kepala Desa Karipi, Olvianus Hamanay.
Baca Juga:Ia menyebut pemerintah Kecamatan, desa bersama aparat kepolisian justru aktif berkolaborasi memberikan imbauan kepada masyarakat agar menghentikan aktivitas pendulangan emas ilegal.
Dengan sosialisasi ini, Polres Sumba Timur berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan tersebut demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan di wilayah masing-masing.
Melalui sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah ini, diharapkan Kecamatan Matawai La Pawu dapat terbebas dari praktik pendulangan emas ilegal.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IRT di Sumba Timur Hilang Usai Cuci di Sungai
Polisi Tindak Tegas Pelaku Tambang Emas Ilegal di Sumba Timur
Jaga Stabilitas Harga Dalam Bulan Ramadhan, Polres Sumba Timur Sidak ke Pasar
Ratusan Liter Miras Diamankan Saat Patroli di Perbatasan Sumba Tengah-Sumba Timur
Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Diamankan Polisi
Di Sumba Timur, Tambang Emas Ilegal Dalam Kawan Taman Nasional Ditutup
Komentar