Sabtu, 17 Oktober 2026

Tiga Hari Pencarian Nelayan di Pantai Oetune-TTS Masih Nihil

Imanuel Lodja - Selasa, 17 Februari 2026 11:00 WIB
Tiga Hari Pencarian Nelayan di Pantai Oetune-TTS Masih Nihil
ist
Tjm Basarnas dan aparat kepolisian usai pencarian hari ketiga nelayan yang hilang di pantai Oetune dengan hasil nihil

digtara.com -Upaya pencarian atas hilangnya Yomri Tenis (40) memasuki hari ketiga pada Senin (16/2/2026).

Baca Juga:

Hingga Senin malam, nelayan asal Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT ini belum juga membuahkan hasil.

"Hasilnya masih nihil. Sepanjang hari (Senin) tim Basarnas dan aparat kepolisian, nelayan, keluarga dan masyarakat setempat sudah menyisir pantai dan perairan Oetune, namun korban belum juga ditemukan," ujar Kapolsek Kualin, Iptu Diknas M. Wiryanto Aoliso pada Senin (16/2/2026) malam.

Korban sudah hilang lima hari dan pencarian sudah dilaksanakan selama tiga hari.

Baca Juga:
"Jadi kami sudah menjelaskan di keluarga dan keluarga sudah ikhlas tapi mereka tetap berharap korban bisa ditemukan," tandas Kapolsek.

Tim Basarnas pun sudah kembali ke Kupang. Namun kalau ada perkembangan ditemukannya korban maka Basarnas akan kembali lagi

Yomri Tenis (40), dilaporkan hilang diduga terbawa arus pasca mesin perahu yang digunakannya mengalami kerusakan patah kemudi saat berada di perairan Pantai Oetune, Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.

Warga RT 12/RW 06, Dusun 3, Desa Kele, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten TTS ini terbawa arus sejak Kamis (12/2/2026) petang.

Pencarian hingga Senin (16/2/2026) pagi belum membuahkan hasil.

Pencarian dilakukan oleh tim Basarnas NTT bersama personel gabungan dari Polres TTS, Polsek Kualin, nelayan lokal dan masyarakat sekitar.

Baca Juga:
Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sepanjang Pantai Oetune, menuju muara Toineke, serta mengikuti arah arus dan gelombang laut.

Kehilangan korban dilaporkan kerabat korban pada Jumat (13/2/2026) malam ke Polsek Kualin.

"Pada Jumat, 13 Februari 2026 malam sekitar pukul 23.15 Wita telah datang ke Polsek Kualin seorang laki-laki yang mengaku bernama Aprianto Sun melaporkan bahwa saudaranya (Yomri Tenis) diduga terbawa arus laut akibat kerusakan mesin perahu di wilayah perairan Pantai Oetune," urai Kapolsek.

Aprianto mengaku ditelepon korban pada Kamis petang sekitar pukul 17.00 WITA, menyampaikan bahwa perahu hanyut terbawa arus laut akibat kerusakan mesin tersebut.

Setelah komunikasi itu, korban tidak dapat dihubungi kembali melalui telepon genggamnya.

Pihak keluarga telah melakukan pencarian secara mandiri bersama nelayan lokal di wilayah Kecamatan Kualin sejak Kamis, 12 Februari hingga 13 Februari 2026, namun tidak membuahkan hasil.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Operasi SAR Hari Keempat, Korban Belum Ditemukan dan Tim SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung KM Feronia

Operasi SAR Hari Keempat, Korban Belum Ditemukan dan Tim SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung KM Feronia

Hari Kedua Operasi Pencarian Korban KM Feronia, Tim Gabungan Temukan Tangki Selama Diduga Milik Kapal

Hari Kedua Operasi Pencarian Korban KM Feronia, Tim Gabungan Temukan Tangki Selama Diduga Milik Kapal

Pencarian Korban Tenggelam KM Feronia Diperluas, Polisi Bersama Tim SAR Gabungan Sisir Bangkai Kapal

Pencarian Korban Tenggelam KM Feronia Diperluas, Polisi Bersama Tim SAR Gabungan Sisir Bangkai Kapal

Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim

Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim

Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo

Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo

Sempat Hilang Kontak, Nelayan Ayah dan Anak Asal Sikka Ditemukan Selamat di Sekitar Pulau Palue

Sempat Hilang Kontak, Nelayan Ayah dan Anak Asal Sikka Ditemukan Selamat di Sekitar Pulau Palue

Komentar
Berita Terbaru