Warga TTS-NTT Hilang Diduga Terbawa Arus Pasca Perahu Patah Kemudi
digtara.com -Yomri Tenis (40), dilaporkan hilang diduga terbawa arus pasca mesin perahu yang digunakannya mengalami kerusakan patah kemudi saat berada di perairan Pantai Oetune, Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.
Baca Juga:
Pencarian hingga Senin (16/2/2026) pagi belum membuahkan hasil.
Pencarian dilakukan oleh tim Basarnas NTT bersama personel gabungan dari Polres TTS dipimpin Kabag Ops Polres TTS, Polsek Kualin, nelayan lokal dan masyarakat sekitar.
Baca Juga:Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sepanjang Pantai Oetune, menuju muara Toineke, serta mengikuti arah arus dan gelombang laut.
Hingga hari kedua pencarian, Minggu (15/2/2026), korban masih belum ditemukan dan pencarian dilanjutkan sesuai prosedur operasi SAR pada Senin (16/2/2026).
"Korban belum ditemukan dan pencarian masih diupayakan sesuai prosedur operasi SAR," ujar Kapolsek Kualin, Iptu Diknas M. Wiryanto Aoliso pada Senin (16/2/2026).
"Pada Jumat, 13 Februari 2026 malam sekitar pukul 23.15 Wita telah datang ke Polsek Kualin seorang laki-laki yang mengaku bernama Aprianto Sun melaporkan bahwa saudaranya (Yomri Tenis) diduga terbawa arus laut akibat kerusakan mesin perahu di wilayah perairan Pantai Oetune," urai Kapolsek.
Aprianto mengaku ditelepon korban pada Kamis petang sekitar pukul 17.00 WITA, menyampaikan bahwa perahu hanyut terbawa arus laut akibat kerusakan mesin tersebut.
Baca Juga:Setelah komunikasi itu, korban tidak dapat dihubungi kembali melalui telepon genggamnya.
Pihak keluarga telah melakukan pencarian secara mandiri bersama nelayan lokal di wilayah Kecamatan Kualin sejak Kamis, 12 Februari hingga 13 Februari 2026, namun tidak membuahkan hasil.
Kapolsek Kualin berkoordinasi dengan Tim Basarnas NTT, Polres TTS, pemerintah Kecamatan Kualin dan nelayan setempat.
Arus laut yang cukup kuat sehingga diduga korban terseret menjauh dari titik awal kejadian.
Selain itu luasnya area pencarian dan panjangnya garis pantai serta keterbatasan sarana dan peralatan untuk menjangkau laut lepas juga ikut menyulitkan menemukan korban.
Baca Juga:
Tangkap Ikan Pakai Bahan Berbahaya, Delapan Warga Rote Ndao Diamankan Polisi
Kabel Listrik Putus di Takari Jatuh Dalam Sungai dan Jalan Raya
Pick Up Terbalik di TTS, Dua IRT Meninggal Dunia dan Sembilan Warga Terluka
Pelanggaran Lalu Lintas di Polres Kupang Didominasi Ketidakpatuhan Penggunaan SIM dan Helm
Dua Remaja di Manggarai Diamankan Karena Mencuri