IRT di Kupang Terluka daat Kompor Meledak
digtara.com -Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kota Kupang, NTT mengalami luka bakar saat mengisi minyak tanah pada kompor.
Baca Juga:
Insiden yang terjadi di RT 21/RW 13, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa ini mengakibatkan seorang ibu rumah tangga mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari melalui Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nur Alamsyah menjelaskan bahwa peristiwa tersebut diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas yang terperangkap di dalam ruangan dapur yang minim ventilasi.
Baca Juga:Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 16.10 WITA. Saat itu, korban yang adalah seorang ibu rumah tangga hendak menyalakan kompor minyak tanah.
Tanpa disadari, ruangan dapur sudah dipenuhi gas yang bocor, sehingga api seketika menyambar dan membakar tubuh korban.
Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kolhua, Aiptu I Ketut Alus Widiantara, langsung terjun ke lokasi kejadian (TKP).
Selain mengecek kondisi dapur yang menjadi titik awal api, Bhabinkamtibmas juga berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi pada pukul 18.35 WITA.
Petugas memastikan tidak ada sisa api yang dapat memicu kebakaran lanjutan.
Baca Juga:Beruntung, api tidak sempat merambat ke bagian bangunan lainnya sehingga kerugian materiil dapat diminimalisir.
Kapolsek Maulafa AKP Fery Nur Alamsyah menghimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memperhatikan keamanan dapur, terutama terkait pemasangan regulator gas.
"Kami meminta warga untuk rutin mengecek selang gas dan memastikan dapur memiliki ventilasi udara yang baik. Jika tercium bau gas, segera buka pintu dan jendela, serta jangan menyalakan api dalam bentuk apa pun di dalam ruangan tersebut," tandas Kapolsek
Berkas Perkara Lengkap, Tersangka Anak Bunuh Ayah di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Mabuk Miras, Pria di Maulafa-Kupang Aniaya Pasangannya
Terseret Banjir di Sungai, IRT di Manggarai Ditemukan Meninggal Dunia
Lansia di Kupang Tewas Terseret Banjir
IRT di Manggarai Hilang Terseret Arus Sungai