Keluarga Siswa Korban Bunuh Diri di Ngada Dikuatkan dengan Pendampingan Psikologis dari Polda NTT
Imanuel Lodja - Selasa, 10 Februari 2026 10:20 WIB
ist
Tim psikologi dari Biro SDM Polda NTT saat memberikan penguatan dan pendampingan psikologi
Pendampingan psikologis ini juga bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral Polri terhadap masyarakat yang mengalami peristiwa traumatis.
"Kami tidak hanya fokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga memastikan kondisi psikologis keluarga korban tetap terjaga agar mereka mampu menjalani kehidupan dengan baik," ujar Kombes Pol Juli Agung pada Senin (10/2/2026).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Psikoedukasi kepada pendidik menjadi langkah preventif agar peristiwa serupa tidak terulang.
"Melalui psikoedukasi kepada para guru dan tenaga pendidik, kami berharap lingkungan sekolah menjadi ruang yang aman dan bebas dari bullying. Pencegahan sejak dini sangat penting untuk melindungi kesehatan mental anak-anak," tambahnya.
Baca Juga:Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi keluarga korban, lingkungan sekitar, serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya kesehatan mental, empati sosial, dan pencegahan perilaku bullying di tengah masyarakat.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mengaku Disekap Dan Diperkosa Empat Pria, Siswi SMP di Kupang Ternyata Hilang Bersama Pacar
2.959 Peserta Siap Berkompetisi Dalam Penerimaan Anggota Polri di Polda NTT
Berkas Lengkap, Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Lucky Sanu dan Delfi Foes Dilimpahkan ke Kejaksaan
Kasus Pemerkosaan di Nagekeo Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dilimpahkan Polda NTT, Tujuh Tersangka Pembunuhan Sebastian Bokol Ditahan di Rutan Kupang
Pelimpahan Tujuh Tersangka Pembunuhan Mahasiswa Diwarnai Aksi Penghadangan keluarga Tersangka
Komentar