GPC 2026 di Minahasa Utara Gaungkan Jurnalisme Pelindung Pesisir
Baca Juga:
"Itu semua kami yakin banyak didalangi ulah manusia itu sendiri," ujar Joni.
"Dengan hadirnya GPC menjadi kolaborasi semua pihak mencari solusi dalam menyelamatkan bumi," kata Joni menambahkan.
Baca Juga:Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda yang hadir sekaligus membawakan materi mengaku sadar bahwa pembangunan dan kemajuan pengetahuan akan berdampak buruk bagi alam (ekologi).
"Pertanyaannya, apakah kita harus meninggalkan bumi begitu saja? Saya meyakini bumi lebih baik dari planet lain. Makanya harus diselamatkan dengan bijak mengelola kekayaan bumi," jelasnya.
Menurut Bupati Joune, pengaruh jurnalisme dapat menjadi jalan perbaikan bagi bumi.
Sekadar informasi pembukaan GPC 2026 di Minahasa Utara ini diawali dengan tarian Tetengkoren yang dibawakan Sanggar Trisan Kinaskas Tomohon.
GPC 2026 ini disokong penuh sejumlah NGO lingkungan antar lain Satya Bumi, Greenpeace, Celios, Trend Asia, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA), Climateworks, Pulitzer Centre, International Media Support (IMS), Global Buildings Performance Network (GBPN), Indonesian Data Journalism Network (IDJN), Yayasan Masarang, dan Indigenous Peoples and Local Community Conserved Area and Territory (ICCAs).
Baca Juga:
Irjen Pol Teddy Minahasa Dipecat Dari Kepolisian