Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
Imanuel Lodja - Jumat, 06 Februari 2026 20:52 WIB
ist
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan jagung dengan target 1 juta ton untuk cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga Rp 6.400 per kilogram.
"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp 6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog," ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Program ini untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional.
Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.
Baca Juga:Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 2 April 2026: Big Caps Dorong Penguatan
Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, 2 April 2026 Diproyeksi Melemah
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 31 Maret 2026 Melemah, Berpotensi Tembus Rp17.100 per Dolar AS
Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 30 Maret 2026, Waspada Koreksi ke Level 6.700
Rekomendasi Saham Hari Ini 27 Maret 2026: IHSG Melemah ke 7.164, Cermati Peluang di Tengah Tekanan Global
Kurs Rupiah Hari Ini 26 Maret 2026 Berpotensi Melemah ke Rp16.950, Tertekan Sentimen Global
Komentar