Senin, 09 Februari 2026

Satgas Sapu Bersih Temukan Kenaikan Harga Bawang dan Cabai di Pasar

Imanuel Lodja - Kamis, 05 Februari 2026 13:58 WIB
Satgas Sapu Bersih Temukan Kenaikan Harga Bawang dan Cabai di Pasar
ist
Pengecekan harga komoditi oleh Satgas Sapu Bersih, Kamis (5/2/2026).

digtara.com -Harga sejumlah komoditas pangan strategis, khususnya bawang merah, bawang putih dan cabai, mengalami lonjakan signifikan di Kota Kupang.

Baca Juga:

Hal itu ditemukan Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Nusa Tenggara Timur (NTT) ketika melakukan pengecekan harga, ketersediaan stok, serta mutu dan keamanan pangan di Pasar Inpres Naikoten I Kupang, Kamis (5/2/2026).

Pengawasan yang digelar dimulai dari Pasar Kasih Naikoten dan dilanjutkan ke Hypermart Lippo Plaza Kupang.

Satgas merupakan gabungan Subdit IV Ditreskrimsus Polda NTT bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Disperindag NTT, serta Dinas Peternakan Provinsi NTT.

Baca Juga:
Operasi pasar ini dipimpin Kasubdit I/ Indag Ditreskrimsus Polda NTT, AKBP Hario Prasetyo Seno.

Dari hasil pemantauan di pasar tradisional, Satgas menemukan kenaikan harga bawang merah dan cabai yang melampaui harga acuan pemerintah.

Harga cabai keriting, cabai besar, dan cabai rawit yang semula berada pada kisaran Rp 55 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram, melonjak hingga Rp 80 ribu per kilogram.

Sementara harga kacang kedelai turut naik dari Rp 70 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Yanfan Kana Mangngi, salah satu pedagang di pasar Inpres mengatakan pasokan cabai yang dijualnya berasal dari Atambua, Kabupaten Belu.

Sedangkan kacang kedelai didatangkan dari Surabaya, Jawa Timur dan Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga:
Menurutnya, kondisi cuaca turut memengaruhi pasokan dan harga di pasaran.

Selain cabai dan bawang merah, Satgas juga melakukan pengecekan terhadap komoditas lain seperti daging ayam, daging sapi, telur ayam, beras, serta minyak goreng.

Harga minyak goreng juga dilaporkan ikut mengalami kenaikan.

Pedagang telur, Natan Wie, mengungkapkan harga telur ayam mulai naik sejak sekitar satu minggu terakhir.

Telur yang didatangkan dari distributor asal Surabaya dibelinya dengan harga Rp 340 ribu per ikat berisi enam rak, kemudian dijual Rp 70 ribu per rak atau Rp 2.000 per butir.

"Baru naik satu minggu terakhir, pengaruh cuaca," ujarnya.

Baca Juga:
Usai pengecekan, AKBP Hario Prasetyo Seno menegaskan bahwa kegiatan ini untuk memastikan stok pangan tersedia, harga sesuai ketentuan, serta kualitas dan keamanan pangan terjamin.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga dan melebihi ketentuan sehingga akan ditindaklanjuti.

"Prinsipnya kami mengedepankan langkah pencegahan dan pembinaan. Namun, jika ditemukan pelanggaran yang bersifat prinsip, tentu akan kami proses sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Ia menyebutkan terdapat 14 komoditas yang menjadi fokus pengawasan Satgas, antara lain bawang merah, bawang putih, cabai, beras, daging, telur, minyak goreng, Minyak Kita, dan kedelai. Dari hasil sementara, harga bawang merah dan cabai rawit tercatat berada di atas harga acuan.

Baca Juga:
AKBP Hario juga menegaskan bahwa pengawasan ini tidak hanya dilakukan menjelang hari raya, namun akan dilaksanakan secara rutin.

Satgas Sapu Bersih Pangan sendiri baru dibentuk oleh Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman dan bekerja mulai dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk melakukan pengawasan sampai ke tingkat distributor.

Perwakilan Bapanas, Wara Fitria Tristianti, menambahkan bahwa selain harga, mutu dan keamanan pangan juga menjadi fokus utama Satgas.

Dalam kegiatan tersebut, tim mengambil sampel bawang merah, bawang putih, cabai, daging ayam, dan daging sapi untuk dilakukan rapid test oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

"Jika hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi yang tidak layak, maka akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan," tegasnya.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Meninggal di Malaysia

PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Meninggal di Malaysia

Polisi-TNI Dan Masyarakat di Sumba Barat Bersihkan Arena Pasola

Polisi-TNI Dan Masyarakat di Sumba Barat Bersihkan Arena Pasola

Aniaya Penyandang Disabilitas dan Video Penganiayaan Viral di Medsos, Pria di Kupang Diamankan Tim Jatanras Polda NTT

Aniaya Penyandang Disabilitas dan Video Penganiayaan Viral di Medsos, Pria di Kupang Diamankan Tim Jatanras Polda NTT

Puluhan Jerigen BBM Solar Bersubsidi Diamankan Polisi Dalam Mobil dan Rumah Warga

Puluhan Jerigen BBM Solar Bersubsidi Diamankan Polisi Dalam Mobil dan Rumah Warga

Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Diamankan Polisi

Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Diamankan Polisi

Cek Ketersediaan Pangan di Pasar, Polres Kupang dan Disperindag Temukan Harga Masih Sesuai HET

Cek Ketersediaan Pangan di Pasar, Polres Kupang dan Disperindag Temukan Harga Masih Sesuai HET

Komentar
Berita Terbaru