Petani Kota Medan Terima Bantuan Alsintan, Benih Padi, dan Sembako, Ini Kata Wakil Wali Kota Zakiyuddin
digtara.com -Para petani di Kota Medan menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih padi, serta paket sembako dari pemerintah. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus meringankan beban petani yang terdampak banjir.
Baca Juga:
- 5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur
- Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
- Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030, Terpilih Aklamasi di Musda XI
Bantuan Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Petani
Adapun bantuan alsintan yang disalurkan terdiri dari dua unit traktor roda empat dan satu unit combine harvester berukuran besar. Selain itu, petani juga menerima bantuan benih padi serta paket sembako sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap petani yang terdampak bencana banjir.
Baca Juga:Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Kota Medan, khususnya para petani.
"Kita patut bersyukur atas bantuan dari pemerintah pusat ini. Ada dua unit traktor dan mesin pertanian lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Zakiyuddin.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan menjadi sarana penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan dukungan teknologi pertanian modern, Zakiyuddin berharap proses kerja petani menjadi lebih mudah dan hasil produksi semakin meningkat.
Petani Apresiasi Perhatian Pemerintah
Rasa haru dan apresiasi turut disampaikan oleh Mangatan Harahap, salah seorang petani yang mewakili kelompok tani penerima bantuan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Pusat atas perhatian yang diberikan.
Baca Juga:"Ini adalah bentuk kasih sayang pemerintah kepada kami. Jika harus membeli sendiri, kami tentu tidak sanggup membeli alat secanggih ini," ungkap Mangatan.
Ia juga menyatakan kesiapan para petani untuk terus bersinergi dan mendukung program-program pemerintah demi kemajuan sektor pertanian di Kota Medan.
Benih Padi dan Sembako untuk Petani Terdampak Banjir
"Mesin pertanian ini berfungsi untuk mempercepat pengolahan lahan, mempercepat proses panen, dan meminimalkan kehilangan hasil," jelas Ahmad.
Ia juga mengungkapkan bahwa banjir yang melanda Kota Medan pada akhir November 2025 menyebabkan tanaman padi sawah seluas 301 hektare terendam. Oleh karena itu, pemerintah menyalurkan bantuan benih padi inbrida sebanyak 7.525 kilogram kepada 25 kelompok tani yang terdampak.
Baca Juga:Selain benih padi, Pemerintah Kota Medan juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada petani terdampak banjir. Hingga saat ini, sebanyak 650 petani telah menerima bantuan tersebut.
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030, Terpilih Aklamasi di Musda XI
Remaja Asal NTT Jadi Korban TPPO di Medan, Lima Bulan Bekerja Tanpa Upah dan Alami Kekerasan
Tanpa Vitor Barata, PSMS Medan Tetap Optimistis Hadapi FC Bekasi City di Laga Penentuan Liga 2