Jumat, 23 Januari 2026

Video Penganiayaan Hewan Monyet di Malaka Viral, Polisi Amankan Petani dan Pelajar

Imanuel Lodja - Kamis, 22 Januari 2026 12:30 WIB
Video Penganiayaan Hewan Monyet di Malaka Viral, Polisi Amankan Petani dan Pelajar
ist
Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar

digtara.com -Sebuah videopenganiayaan satwa kembali viral di media sosial dan ramai dikomentari sejak Rabu (21/1/2026).

Baca Juga:

Video tersebut memperlihatkan aksi seorang pria berbaju kaos coklat menganiaya dengan memukuli monyet hingga mati.

Aksi penganiayaan menggunakan kayu dan senapan angin ini direkam oleh seorang remaja pria dan kemudian diunggah ke media sosial.

Kejadian ini ternyata terjadi di Kabupaten Malaka, NTT dalam pekan ini.

Baca Juga:

Polres Malaka kemudian bergerak cepat mengungkap kasus ini dan mencari pelaku.

"Kami sementara mencari pelakunya untuk diamankan dan diproses," ujar Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar pada Kamis (22/1/2026).

Polisi kemudian mengamankan dua orang warga Desa Rainawe yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seekor hewan kera/monyet.

"Unit Buser Satreskrim bersama Unit IV Satuan Intelkam Polres Malaka mengamankan dua orang warga Desa Rainawe yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seekor kera/monyet di Dusun Raihenek, Desa Rainawe, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka," tandas Kapolres.

Baca Juga:

Mereka yang diamankan yakni JX (35) seorang petani yang juga warga Dusun Rahenek C, Desa Rainawe, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka dan JRD (18) seorang pelajar SMA dari desa yang sama.

Keduanya diamankan karena diduga telah menganiaya seekor kera/monyet dengan menggunakan senapan angin dan kayu di Dusun Raihenek, Desa Rainawe Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka pada Selasa, 20 Januari 2026.

Selain mengamankan kedua warga Desa Rainawe ini, polisi juga mengamankan barang bukti satu buah senapan angin.

Terduga pelaku dan barang bukti diamankan di ruang Sat. Reskrim Polres Malaka untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru