Cuaca Ekstrem Sulitkan Pencarian Korban Tenggelam, Lokasi Wisata Air Terjun Ditutup Sementara Bagi Pengunjung
digtara.com -Proses pencarian korban tenggelam di lokasi wisata air terjun Tiwu Pai, Kampung Wontong, Desa To'e, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, memasuki hari kedua pada Senin (12/1/2026).
Baca Juga:
Korban diketahui bernama Armedo W. Jeferson (13), seorang pelajar kelas II SMP yang berdomisili di Asrama Putra Fransiskus Xaverius Ruteng.
Korban dilaporkan tenggelam pada Minggu, 11 Januari 2026, saat sedang berenang di sekitar lokasi wisata air terjun tersebut.
Baca Juga:Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari enam personel Basarnas Labuan Bajo, lima anggota Sat Polairud Polres Manggarai, lima anggota Polsek Reo, empat personel Koramil 1612-02 Reo, serta lima orang penyelam lokal yang memiliki pengetahuan terhadap karakteristik perairan setempat.
Dalam pelaksanaan pencarian lanjutan, tim dihadapkan pada sejumlah kendala, terutama cuaca ekstrem dengan curah hujan yang tinggi, arus sungai yang deras, serta kondisi air yang keruh.
Situasi tersebut cukup menyulitkan proses penyisiran dan penyelaman di sepanjang aliran sungai dan sekitar Air Terjun Tiwu Pai.
Menyikapi tragedi tenggelamnya anak sekolah yang sedang berlibur dan berenang di lokasi wisata Air Terjun Tiwu Pai, Kapolsek Reo telah mengambil langkah preventif dengan melakukan koordinasi bersama pengelola wisata serta pemerintah setempat, baik di tingkat desa maupun kecamatan.
Koordinasi tersebut melibatkan Camat Reok Barat, Kepala Desa, serta unsur Polsek Reo, Sat Polairud, Koramil, Pos AL, dan Tim SAR.
Baca Juga:Sebagai langkah antisipasi, disepakati bahwa untuk sementara waktu masyarakat dilarang mandi dan berenang di lokasi wisata Air Terjun Tiwu Pai, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat dan potensi banjir dengan debit air yang cukup besar.
Selain itu, pengelola wisata juga diminta untuk memasang papan pengumuman terkait kondisi dan potensi bahaya di lokasi wisata, serta menyiagakan petugas yang dapat mengarahkan dan mengimbau para pengunjung, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.
Hingga Senin malam, korban belum juga ditemukan. Pencarian dilanjutkan pada Selasa (13/1/2026) pagi ini.
Nelayan di Flores Timur-NTT Dilaporkan Hilang Saat Memancing
Hari Terakhir Pencarian Korban Kapal Tenggelam, TIM SAR Gabungan Gelar Doa Bersama di Lokasi Kecelakaan Laut
Pencarian Hari Ke-14 Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Masih Nihil
Hari Ke-14, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Satu WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah
Lagi, Tim SAR Gabungan Perpanjang Dua Hari Pencarian Satu WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo