10 Warga Di NTT Meninggal Selama Pelaksanaan Operasi Lilin Turangga 2025
digtara.com -Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan 21 Polres jajaran menggelar operasi Lilin Turangga 2025 selama 14 hari.
Baca Juga:
Selama dua pekan pelaksanaan operasi ini, tidak ada tilang. Namun jumlah teguran mencapai 1.817 teguran.
Direktur Lalu Lintas (Lantas) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi menyebutkan kalau dalam kurun waktu tersebut, ada 46 kasus kejadian kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga:Dari 46 kejadian ini, tercatat korban meninggal dunia sebanyak 10 orang, luka berat 14 orang serta 57 orang mengalami luka ringan.
Polisi juga menemukan sejumlah pelanggaran selama operasi Lilin Turangga 2025.
Tidak menggunakan helm 763 kasus, melanggar traffic light 224 kejadian, melawan arus 122 kejadian.
Tercatat pula Polres dengan penindakan pelanggaran tertinggi ditempati Polresta Kupang Kota 228 kasus disusul Flores Timur 158 kasus dan Alor sebanyak 148 kasus.
Polres dengan angka kecelakaan lalu lintas tertinggi yakni Polres Kupang 10 kejadian disusul Polresta Kupang Kota 8 kejadian dan Sumba Barat Daya tiga Kejadian
Baca Juga:Dalam pelaksanaan operasi ini, Polda NTT melibatkan total 3.704 personil terdiri dari 1.763 personel Polri, yang terdiri dari 210 personel Polda NTT dan 1.553 personel Polres jajaran dan 1.963 personel instansi terkait, termasuk TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, Satpol PP, dan unsur lainnya di seluruh wilayah NTT.
Pengamanan difokuskan pada berbagai sasaran strategis, meliputi 8.306 gereja yang tersebar di seluruh NTT, tempat-tempat keramaian dan pusat perbelanjaan juga diamankan.
"Kehadiran pos-pos ini diharapkan dapat memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, baik terkait pengamanan, informasi, maupun penanganan keadaan darurat," ujar Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Kakorlantas Polri. Irjen Agus Suryonugroho mengungkap angka kecelakaan turun pada Operasi Lilin libur Natal dan tahun baru 2026.
Baca Juga:Dia menyebut penurunan angka kecelakaan hingga 7 persen.
Menurutnya, angka kecelakaan ini turun dibandingkan pada Operasi Lilin periode 2023 dan 2024. Penurunan pada dua periode itu hanya mencapai 4 persen.
"Fatalitasnya tahun lalu naik, sekarang turun dua digit, 25 persen. Ini salah satu indikator keberhasilan di bidang kamseltibcarlantas," jelas dia.
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
Didukung ICITAP, Polda NTT dan Lembaga Terkait Bahas masalah TPPO di NTT
Pimpin Sertijab PJU dan Dua Kapolres, Kapolda NTT Juga Lantik Kombes Nova Irone Surentu Jadi Direktur PPA Dan PPO
Dari Sumsel, Maluku, NTT Dan Maluku Utara, Brigjen Pol Murry Mirranda 'Jenderal Pegiat Sosial' Kini Menyandang Bintang Satu di Bangka Belitung
Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT