Senin, 23 Februari 2026

Bentrok Pemuda di Malaka-NTT, Satu Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Imanuel Lodja - Rabu, 31 Desember 2025 18:10 WIB
Bentrok Pemuda di Malaka-NTT, Satu Warga Dilaporkan Meninggal Dunia
net
Ilustrasi.

digtara.com -Aksi kekerasan dan tawuran antar pemuda kembali terjadi di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:

Kali ini, bentrokan sengit terjadi di Pasar Mingguan Besitaek, Desa Umalawain, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, pada Rabu (31/12/2025) siang sekitar pukul 12.00 Wita.

Satu pemuda tewas dan dua lainnya mengalami luka kritis. Korban jiwa adalah Yulianus Bere alias Cinta, warga Desa Lorotolus, Kecamatan Wewiku. Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis akibat penganiayaan berat.

Bentrokan ini melibatkan kelompok pemuda dari Desa Lorotolus, Kecamatan Wewiku dan Desa Umalawain, Kecamatan Weliman.

Baca Juga:
Berawal dari penyerangan terhadap seorang warga Dusun Lakulo di Umalawain, Kabupaten Malaka.

Situasi cepat memanas menjadi aksi balas dendam. Pemuda-pemuda saling serang menggunakan kayu, batu, dan benda tajam.

Tak hanya itu, aksi anarkis berlanjut dengan perusakan dan pembakaran.

Sejumlah video viral di media sosial menunjukkan satu unit sepedql motor dibakar habis di tengah jalan raya, kobaran api melahap seluruh bagian kendaraan.

Sebuah bengkel motor juga hangus terbakar, serta fasilitas milik warga lainnya rusak parah.

Dalam salah satu video berdurasi pendek, terlihat puluhan pemuda berkumpul di jalanan, sebagian bertelanjang dada, memegang helm, kayu, batu, dan sajam.

Baca Juga:
Motor-motor diparkir sembarangan menghalangi jalan, sementara warga sekitar memilih mengurung diri di rumah karena ketakutan.

Video lain menampilkan seorang pria berkaus hitam dan celana pendek tergeletak kaku di pinggir jalan, diduga salah satu korban yang tewas atau kritis.

Situasi mencekam ini baru reda setelah Polres Malaka bertindak cepat.

Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, langsung memimpin personel ke lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan penyekatan, dan membubarkan massa.

"Pulang-pulang! Bubar-bubar, semua balik! Bubar sekarang!" teriak salah satu petugas dalam video pengamanan yang juga viral.

Kapolres menegaskan, penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan berkeadilan untuk memberikan kepastian hukum serta mencegah aksi balasan. Polisi sedang mendalami identitas pelaku pengeroyokan dan pengrusakan melalui penyelidikan intensif.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka

Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka

Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air

Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air

Tukang Ojek di Malaka Ditemukan Tewas Gantung Diri

Tukang Ojek di Malaka Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sejumlah Remaja Pria di Flores Timur-NTT Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis dengan Ancaman Benda Tajam

Sejumlah Remaja Pria di Flores Timur-NTT Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis dengan Ancaman Benda Tajam

Pukul Warga Tanpa Sebab dan Video Viral di Medsos, Warga Batuplat-Kupang Diamankan Resmob Polda NTT

Pukul Warga Tanpa Sebab dan Video Viral di Medsos, Warga Batuplat-Kupang Diamankan Resmob Polda NTT

LBH APIK NTT Minta Polisi Tidak Main-Main Dengan Kejahatan Terhadap Perempuan dan Anak

LBH APIK NTT Minta Polisi Tidak Main-Main Dengan Kejahatan Terhadap Perempuan dan Anak

Komentar
Berita Terbaru