Arus Deras Dan Gelombang Tinggi, Pencarian WNA Spanyol oleh Polairud dengan Metode Snorkeling Dihentikan
digtara.com -Personel Polda NTT melanjutkan pencarian para korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar, Kabupaten Manggarai Barat.
Baca Juga:
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa pencarian dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan melibatkan unsur kepolisian, Basarnas, serta komunitas maritim, sesuai hasil evaluasi dan rencana operasi yang telah disepakati sebelumnya.
"Polda NTT terus mengoptimalkan pencarian korban dengan mengerahkan personel dan sarana laut yang tersedia. Upaya ini dilakukan secara terkoordinasi dan mengedepankan keselamatan seluruh personel di lapangan," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra pada Minggu petang.
Baca Juga:Operasi pencarian dipusatkan di sekitar Selat Padar, dipimpin Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, AKP Dimas Yusuf FR dengan dukungan unsur Ditpolairud Polda NTT, Basarnas Labuan Bajo, Baharkam Mabes Polri, tenaga medis, serta komunitas P3KOM Labuan Bajo.
Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel persiapan di Dermaga Pos Padar Utara.
Pimpinan apel menekankan pentingnya semangat kebersamaan, disiplin penggunaan alat keselamatan seperti life jacket, serta kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan arus laut.
Sementara RIB Basarnas Labuan Bajo melakukan pencarian keliling Pulau Padar sesuai peta pencarian SAR.
Upaya pencarian sempat dilakukan dengan metode snorkeling, namun terpaksa dihentikan sementara akibat arus laut yang deras dan gelombang tinggi.
Baca Juga:"Personel yang melakukan snorkeling segera ditarik kembali ke kapal demi keselamatan, mengingat kondisi perairan belum memungkinkan untuk penyelaman lebih lanjut," ujar Kabid Humas Polda NTT.
Hingga Minggu siang, tim gabungan masih terus melakukan patroli di sekitar Pulau Padar sambil menunggu kondisi arus dan cuaca yang lebih kondusif untuk melanjutkan pencarian dengan metode snorkeling maupun diving.
"Polda NTT bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan upaya maksimal hingga korban ditemukan. Setiap perkembangan penting akan segera kami sampaikan," tegas Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Baca Juga:
Bareskrim Polri Apresiasi Direktorat Reskrimsus Polda NTT Ungkap Kasus Phishing Tools Ilegal W3llstore
Wujudkan Lingkungan Bebas Kekerasan, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Sosialisasikan Kampung Bekapan
Polda NTT Menang Praperadilan, Penetapan Pasutri Di Sikka Dalam Kasus TPPO Sah
Polda NTT Musnahkan Ribuan Liter Miras Hasil Operasi
Kampung Bekapan, Langkah Konkret Polda NTT Beri Perlindungan Bagi Masyarakat