Senin, 23 Februari 2026

Jalan Nasional Aceh Tamiang Dikebut Pulih, Kementerian PU Kerja Siang-Malam Pascabencana

Arie - Minggu, 28 Desember 2025 10:00 WIB
Jalan Nasional Aceh Tamiang Dikebut Pulih, Kementerian PU Kerja Siang-Malam Pascabencana

digtara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga mempercepat pemulihan jalan nasional Aceh Tamiang pascabanjir bandang. Upaya ini difokuskan pada pembersihan material banjir dan pemulihan akses vital masyarakat yang terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Baca Juga:

Percepatan dilakukan karena jalan nasional menjadi jalur utama distribusi logistik, mobilitas warga, serta akses ke layanan publik. Untuk memastikan fungsi jalan segera kembali normal, tim lapangan dikerahkan bekerja secara intensif dengan sistem kerja lembur siang dan malam.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.5 Provinsi Aceh Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Ardian Adhitama, mengatakan percepatan dilakukan dengan pola kerja dua shift.

"Kami bekerja siang dan malam. Shift siang dimulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, kemudian dilanjutkan shift malam dari sekitar pukul 20.00 hingga 23.00 WIB," ujar Ardian di Aceh Tamiang, Sabtu (27/12/2025).

Baca Juga:
Fokus Pemulihan Jalan Nasional Aceh Tamiang

Menurut Ardian, sistem kerja siang-malam ini telah diterapkan selama satu pekan terakhir, seiring meningkatnya kebutuhan percepatan penanganan pascabencana. Prioritas utama diarahkan pada ruas jalan nasional yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang.

"Saat ini kami fokus pada pembersihan jalan nasional. Kami berada di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, Satker Wilayah I," jelasnya.

Meski demikian, Kementerian PU juga turut membantu penanganan jalan non-nasional, khususnya di wilayah perkotaan Aceh Tamiang, sesuai arahan pimpinan.

"Pembersihan jalan dalam kota sudah kami lakukan sejak awal Desember. Walaupun itu jalan non-nasional, tetap kami tangani. Secara umum, kondisi kota sudah bersih," ungkap Ardian.

Akses Warga Mulai Terbuka, Lubuk Sidup Jadi Fokus

Baca Juga:
Selain ruas jalan utama, tim Bina Marga juga menangani sejumlah titik yang sebelumnya terisolasi akibat timbunan material banjir. Akses ke permukiman warga kini berangsur pulih.

"Ada beberapa lokasi yang sebelumnya tidak bisa diakses warga. Alhamdulillah, sebagian besar sudah tertangani," katanya.

Saat ini, proses pembersihan masih difokuskan di kawasan Lubuk Sidup. Ardian optimistis akses di wilayah tersebut dapat kembali tersambung dalam waktu dekat.

"Kami masih berproses di Lubuk Sidup. Mudah-mudahan dalam tiga hari ke depan aksesnya sudah tembus," ujarnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ancaman Gagal Panen Akibat Cuaca Ekstrem, Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Minta Perkuat Mitigasi yang Baik dan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah

Ancaman Gagal Panen Akibat Cuaca Ekstrem, Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Minta Perkuat Mitigasi yang Baik dan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah

Pascabencana, Pelindo Regional 1 Terus Salurkan Ratusan Paket untuk Masyarakat

Pascabencana, Pelindo Regional 1 Terus Salurkan Ratusan Paket untuk Masyarakat

Bupati Aceh Timur Copot Kepala BPBD karena Pendataan Korban Banjir Dinilai Lamban

Bupati Aceh Timur Copot Kepala BPBD karena Pendataan Korban Banjir Dinilai Lamban

Hampir 15 Ribu Warga Masih Mengungsi Akibat Bencana di Sumatera Utara

Hampir 15 Ribu Warga Masih Mengungsi Akibat Bencana di Sumatera Utara

Polres Alor-NU Gelar Istighotsah untuk Keamanan dan Korban Bencana Aceh dan Sumatera

Polres Alor-NU Gelar Istighotsah untuk Keamanan dan Korban Bencana Aceh dan Sumatera

UMP Aceh 2026 Berpotensi Tidak Naik, Bakal Jadi Beban Pekerja Menguat Pascabencana

UMP Aceh 2026 Berpotensi Tidak Naik, Bakal Jadi Beban Pekerja Menguat Pascabencana

Komentar
Berita Terbaru