Selasa, 13 Oktober 2026

Terungkap, Karyawan Alfamart Sumba Timur Curi Kunci Gerai Sehari Sebelum Kejadian Lalu Tikam Kepala Gerai Saat Tidur

Imanuel Lodja - Jumat, 12 Desember 2025 07:50 WIB
Terungkap, Karyawan Alfamart Sumba Timur Curi Kunci Gerai Sehari Sebelum Kejadian Lalu Tikam Kepala Gerai Saat Tidur
ist
Kapolres Sumba Timur saat memberikan penjelasan terkait penanganan kasus penganiayaan berat oleh karyawan Alfamart Waingapu

digtara.com -Penyidik Sat Reskrim Polres Sumba Timur sudah menangani kasus penganiayaan berat berupa penikaman karyawan kepada kepala gerai Alfamart MPL, Jalan S. Parman, Kelurahan Prailiu, Kabupaten Sumba Timur pada 8 Desember 2025.

Baca Juga:

Dalam keterangannya kepada wartawan pada Jumat (12/12/2025), Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. Gede Harimbawa mengungkap sejumlah fakta dari kasus tersebut.

"Pencurian dengan pemberatan di gerai Alfamart terjadi pada Senin, 8 Desember 2025," ujar Kapolres.

Tersangka RL diketahui mencuri kunci gerai Alfamart pada Minggu, 7 Desember 2025 tanpa sepengetahuan karyawan yang saat itu sedang bekerja.

Baca Juga:
Lalu RL kembali pada Senin, 8 Desember 2025 dinihari untuk mengambil uang dan barang dari dalam gerai Alfamart.

Tersangka RL kemudian masuk melalui pintu depan dengan kunci yang sudah dicuridan membuka laci kasir yang tidak terkunci kemudian mengambil sejumlah uang kertas dan mengambil sejumlah rokok dan rokok elektrik lalu dimasukkan ke dalamkantong kertas.

Karena uang yang tersangka temukan jumlahnya sedikit, maka tersangka bermaksud mengambil uang yang ada di dalam brankas di dalam ruang gudang,

namun kunci brankas tidak tersangka temukan.

Saat itu kepala gerai Alfamart MLP yaitu korban A, sedang tidur. Karena biasanya kunci dipegang oleh korban dan supaya korban tidak mengetahui kedatanganya, maka tersangka RL menikam dada korban dengan pisau yang sudah disiapkan dan dibawa dari rumah.

Setelah ditikam dengan pisau, korban menjerit minta tolong, tersangka panik dan keluar dari gerai Alfamart.

Baca Juga:
"RL lalu menikam korban A (kepala gerai) agar aksinya tidak diketahui," tambah Kapolres Sumba Timur.

Tersangka RL yang panik memilih melarikan diri, dan segera ditangkap oleh warga yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Pasca kasus ini, polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), visum, serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Dalam pemeriksaan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Sumba Timur, tersangka RL mengakui perbuatannya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Pelaku Curanmor Yang Diamankan Polres Sumba Timur Masuk Jaringan Pencuri Antar Kabupaten

Pelaku Curanmor Yang Diamankan Polres Sumba Timur Masuk Jaringan Pencuri Antar Kabupaten

Hendak Kabur ke Luar Pulau Sumba, Jaringan Pelaku Curanmor di Sumba Timur Diamankan Polisi

Hendak Kabur ke Luar Pulau Sumba, Jaringan Pelaku Curanmor di Sumba Timur Diamankan Polisi

Razia Mendadak Lapas Waingapu-Sumba Timur, Petugas dan Polisi Tidak Temukan Narkoba dan Barang Terlarang

Razia Mendadak Lapas Waingapu-Sumba Timur, Petugas dan Polisi Tidak Temukan Narkoba dan Barang Terlarang

Anggota Polres Sumba Timur Tersangka Pencurian Ternak Ditarik ke Ditsamapta Polda NTT

Anggota Polres Sumba Timur Tersangka Pencurian Ternak Ditarik ke Ditsamapta Polda NTT

Jadi Penadah, Anggota Polres Sumba Timur Jadi Tersangka Kasus Curnak

Jadi Penadah, Anggota Polres Sumba Timur Jadi Tersangka Kasus Curnak

Komentar
Berita Terbaru