Terjebak Banjir Berjam-jam, Truk Muatan Bantuan PLTS Akhirnya Ditarik ke Darat
digtara.com -Proses evakuasi truk kayu warna kuning nomor polisi DH 8065 AN yang terjebak banjir dan tenggelam sebagian di aliran Sungai Bonpo, tepatnya di lokasi Nifug Usapi (Kolam Kosambing), Desa Honuk, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, pada Senin, 8 Desember 2025 sekitar pukul 12.30 Wita berlangsung dramatis.
Baca Juga:
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga Dusun IV Oemolo, Desa Honuk, dan dibawa oleh Leonardo Da Cunha yang bertugas sebagai surveyor sekaligus maintenance.
"Mobil truk kayu tersebut sudah dievakuasi oleh Mario Mbatu dan masyarakat setempat dan saat ini sedang dilakukan perbaikan," ujar Humas Polres Kupang, Ipda Lalu Randy Hidayat pada Rabu (10/12/2025) siang.
Baca Juga:Evakuasi dilakukan dengan alat berat loder milik Mario Mbatu dan warga setempat.
Evakuasi dilakukan pada Selasa, 9 Desember 2025 sekitar pukul 09.00 wita pasca banjir reda.
Prosesnya dilakukan dengan penarikan mobil (evakuasi) menggunakan loder milik Mario Mbatu ( Bos Koang) yang diikat tali tambang kemudian ditarik keluar dan mobil tersebut sementara dilakukan perbaikan.
"Sopir truk dan tiga kondektur yang berada di belakang dipastikan selamat," ujarnya.
Kejadian bermula saat truk melintasi jalur Sungai Bonpo yang dipenuhi pasir basah.
Baca Juga:Setibanya di lokasi Nifug Usapi, kendaraan tidak mampu naik ke tepi sungai akibat pasir gembur sehingga terjebak.
Pengemudi sempat turun untuk meminta bantuan warga sekitar, namun hujan deras tiba-tiba mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan sungai meluap hingga merendam truk.
Upaya evakuasi baru dapat dilakukan pada Selasa, 9 Desember 2025 pukul 09.00 Wita setelah banjir mulai surut.
Korban Banjir dan Longsor Sumatera Terima Bantuan Rp 8 Juta per Keluarga, Ini Rinciannya
24 Masjid di Aceh Timur Rusak Berat Diterjang Banjir, BKPRMI Minta Bantuan Pemerintah
Dua Desa di Adonara-Flores Timur Diterjang Banjir, Puluhan Rumah Terendam Air
Hujan Satu Jam, Mako Polsek Takari-Kupang Terendam Banjir dan Lumpur
Banjir Rendam 22 Desa di Cirebon, 6.530 Warga Terdampak Akibat Sungai Meluap