Polda NTT Tegaskan Pelaku Pengeroyokan Mabuk Miras Saat Keroyok Anggota Polda NTT
digtara.com -Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan soal informasi yang beredar di media sosial yang menyebut seorang anggota Jatanras Polda NTT dalam kondisi mabuk lalu memukul dan memaki warga adalah fitnah dan menyesatkan.
Baca Juga:
Berdasarkan hasil penyelidikan, dua anggota Polda NTT menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan lima pemuda di Jalan Adisucipto, Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada Minggu (23/11/2025) malam.
Para pelaku diduga dalam kondisi terpengaruh minuman keras saat melakukan aksi brutal tersebut.
Baca Juga:"Kami luruskan informasi yang menyebut anggota dalam keadaan mabuk dan memukul warga adalah fitnah. Faktanya, dua anggota kami yang dikeroyok oleh para pemuda yang justru berada di bawah pengaruh alkohol," tegas Kombes Henry di Mapolda NTT.
Kabid Humas menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 Wita ketika Brigpol HL (anggota Ditreskrimum) dan Bripda PA (anggota Setum Polda NTT) sedang dalam perjalanan menuju Polda NTT menggunakan mobil pribadi.
Setibanya di kawasan Pasar Penfui, keduanya berpapasan dengan sepeda motor yang dikendarai tiga pemuda tanpa lampu utama.
"Brigpol HL spontan berteriak karena hampir diserempet. Namun para pemuda itu membalas dengan makian," jelas Kombes Henry.
Tidak terima, para pemuda yang dipimpin OA memutar balik dan menghadang mobil korban. Pertengkaran pun terjadi.
Baca Juga:"Saat situasi memanas, beberapa pemuda lain datang dan langsung mengeroyok kedua anggota. Bripda PA dipukul, ditendang, bahkan dihantam menggunakan kayu usuk. Brigpol HL juga mengalami kekerasan serupa," ungkapnya.
Beruntung warga cepat melerai sehingga kedua anggota berhasil dievakuasi. Brigpol HL mengalami memar di kepala, bahu, dan tangan, sementara Bripda PA mengalami memar pada bagian punggung.
Polda NTT bertindak cepat dengan melakukan penyelidikan intensif sejak malam kejadian.
Empat Saksi Ahli Bantu Ungkap Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha Pakaenoni
Berpeluang Naik ke Tahap Penyidikan, Pekan Ini Polda NTT Gelar Perkara Kasus Dokter Icha
Tim Joint Investigation Polda NTT Panggil Keluarga Dokter Icha Sampaikan Perkembangan Penanganan Perkara
Pesan Kapolda NTT : Pendidikan Yang Keras Tidak Harus Dengan Kekerasan
Tersangka Dugaan Persetubuhan Anak Ditangkap Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT