Jumat, 09 Januari 2026

Korban Pengeroyokan Warga Yang Diduga Pelaku Curanmor Meninggal Dunia

Imanuel Lodja - Selasa, 25 November 2025 11:50 WIB
Korban Pengeroyokan Warga Yang Diduga Pelaku Curanmor Meninggal Dunia
ist
Kapolsek Maulafa membantu mengangkat peti jenazah untuk dibawa ke pelabuhan Bolok.

digtara.com -AL alias Anderias (27), akhirnya meninggal dunia pasca dikeroyok warga karena diduga mencuri sepeda motor.

Baca Juga:

AL meninggal dunia pada Senin (24/11/2025) malam di kediaman kerabatnya Lambertus Atalani di RT 042/RW 017, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Kakak korban, Marthen Lakama yang ditemui di ruang IPJ Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang mengaku kalau korban Anderias baru dua pekan datang dari Kabupaten Alor.

Ia menderita sakit batu ginjal sehingga di rujuk dari Kabupaten Alor untuk operasi di rumah sakit Siloam Kupang.

Baca Juga:

Namun baru tiga hari dirawat di rumah sakit Siloam Kupang, Anderias diduga tidak betah dan berulah.

Ia memaksa untuk pulang ke rumah dan mengaku tidak tahan dengan obat yang dikonsumsi.

Dokter terpaksa mengijinkan Anderias pulang namun meminta keluarga menandatangani surat pernyataan dan Anderias diwajibkan rutin kontrol sesuai jadwal.

"Seharusnya pada Senin (24/11/2025) merupakan hari dimana jadwal korban untuk kontrol," ujar Marthen Lakama.

Pada Senin (24/11/2025) subuh, Anderias malah kabur tanpa sepengetahuan sang kakak dan kerabat lain.

Baca Juga:

Marthen kaget saat warga di sekitar ramai dan ada informasi kalau Anderias hendak mencuri sepeda motor milik Imanuel Mabilehi di Jalan Air Lobang 1, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Anderias babak belur dihajar massa. "Ada luka dan bengkak pada mata kiri sehingga dibawa ke rumah sakit Siloam," ujar Marthen.

Namun karena tidak menggunakan BPJS dan diwajibkan membayar Rp 500.000 maka Anderias memilih pulang ke rumah.

Marthen mengaku kalau Anderias malah membeli betadine dan obat kapsul tanpa resep dokter guna mengobati luka.

Ia pun menjalani perawatan di rumah Lambertus Atalani hingga Senin malam usai makan dan minum obat, Anderias meninggal dunia.

Baca Juga:

Jenazah Anderias dibawa ke ruang jenazah rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nur Alamsyah meminta keluarga untuk dilakukan visum dan otopsi.

Otopsi dilakukan pada Selasa (25/11/2025) oleh dr Edwin Tambunan dan tim Dokkes Polda NTT dan rumah sakit bhayangkara.

"Otopsi atas persetujuan keluarga agar kasusnya bisa ditangani dengan baik," ujar Kapolsek Maulafa di rumah sakit Bhayangkara Kupang.

Usai otopsi, jenazah dibawa ke kampung halaman di Desa Lembur Tengah, kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor pada Selasa siang dengan kapal feri melalui pelabuhan Bolok.

Baca Juga:

Imanuel Mabilehi dan warga Kelurahan Sikumana, Kota Kupang menggagalkan aksi pencurian sepeda motor pada Senin (24/11/2025) subuh.

AL (27), tertangkap tangan saat mendorong sepeda motor yang hendak dicuri.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru