Sabtu, 10 Januari 2026

Ibu Prada Lucky Akui Tidak Ada Santunan dari Batalyon Bagi Keluarganya

Imanuel Lodja - Selasa, 28 Oktober 2025 16:05 WIB
Ibu Prada Lucky Akui Tidak Ada Santunan dari Batalyon Bagi Keluarganya
ist
Pembacaan dakwaan terhadap 17 dari 22 orang terdakwa kematian Prada Lucky di Pengadilan Militer III-15 Kupang

digtara.com -Sepriana Paulina Mirpey, ibu dari almarhum Prada Lucky Chepril Saputra mengungkap tidak ada santunan apapun dari batalion pasca kematian putranya.

Baca Juga:

Ia menyebut ada penyerahan rumah dan sepeda motor tapi itu dari Pangdam Udayana Piek usai berkunjung ke kediaman mereka di Asrama Tentara (Asten) Kupang.

"Jadi saya tidak menandatangani," sebut dia.

Ibunda Prada Lucky, Sepriana, membenarkan adanya sejumlah transferan uang kepadanya namun untuk ibadah dan pemakaman Prada Lucky.

Baca Juga:
Misalnya, uang sejumlah Rp 5 juta itu untuk membayar tenda dan kursi karena waktu itu cukup banyak masyarakat yang hadir.

Setelah itu pada malam ketiga, ia mengaku mendapat kiriman uang dari Ibu Dandim Rote Ndao, tempat ayah Prada Lucky, Christian Namo, bertugas.

Sedangkan untuk ibadah malam 40 hari ditanggung batalion.

Sepriana Paulina Mirpey juga mengungkap adanya upaya pemberian uang sebesar Rp 220 juta.

Uang ini dikumpulkan oleh 22 tersangka, masing-masing Rp 10 juta.

Uang ini diberikan beserta dengan surat pernyataan maaf yang berisi daftar nama 22 prajurit yang sudah ditangkap saat itu sebagai pelaku.

Baca Juga:
Hal ini ia ungkap dalam sidang pembacaan dakwaan dan pemeriksaan saksi di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Senin (27/10/2025).

Sepriana hadir sebagai saksi terhadap terdakwa Ahmad Faisal selaku komandan kompi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834 Wakanga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sepriana membantah soal adanya santunan kepada keluarganya.

Ia memang sempat dihubungi oleh perwakilan batalion soal pemberian santunan ini langsung di rumahnya di Asrama Tentara (Asten) Kuanino Kupang.

"Tapi santunan ini bilangnya ada pernyataan yang harus ditandatangani. Pratu Napu ini menunjukkan HP-nya soal pernyataan itu, disitu saya membaca," jelas Sepriana.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Penganiayaan Anak Hingga Meninggal di Kupang Direkonstruksi

Kasus Penganiayaan Anak Hingga Meninggal di Kupang Direkonstruksi

Video Konsumsi Miras di Ruang Rawat Inap Puskesmas Viral, Empat Pemuda di Amarasi-Kupang Minta Maaf

Video Konsumsi Miras di Ruang Rawat Inap Puskesmas Viral, Empat Pemuda di Amarasi-Kupang Minta Maaf

Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya

Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya

Divonis Pecat dari Kesatuan TNI AD, 22 Penganiaya Prada Lucky Ajukan Banding

Divonis Pecat dari Kesatuan TNI AD, 22 Penganiaya Prada Lucky Ajukan Banding

Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan

Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan

Pelda Christian Namo Ayah Kandung Prada Lucky Dijemput dan Ditahan

Pelda Christian Namo Ayah Kandung Prada Lucky Dijemput dan Ditahan

Komentar
Berita Terbaru