Selasa, 24 Februari 2026

Layanan SPPG Dapat Pengawasan Intensif dari Polda NTT

Imanuel Lodja - Jumat, 24 Oktober 2025 11:20 WIB
Layanan SPPG Dapat Pengawasan Intensif dari Polda NTT
ist
Layanan SPPG Dapat Pengawasan Intensif dari Polda NTT

digtara.com -Polda NTT mengintensifkan pengawasan di dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kupang.

Baca Juga:

SPPG SPN Kupang adalah salah satu penyedia makanan bergizi gratis (MBG) yang dikelola oleh Polda NTT yang melayani penerima manfaat di beberapa sekolah dan Posyandu di Kota Kupang, NTT.

"Upaya pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, balita, serta ibu hamil dan menyusui, terus dimonitor secara intensif dan profesional," kata Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra dalam keterangannya pada Kamis (23/10/2025).

Pengawasan intensif di SPPG SPN Polda NTT yang dilakukan untuk menjamin gizi makanan sehingga dapat bermanfaat bagi penerima manfaat khususnya anak sekolah, balita dan ibu hamil.

Baca Juga:
Pengawasan dan monitoring terhadap pelayanan SPPG terus dilakukan setiap hari dan dilakukan untuk semua proses mulai dari pengolahan makanan, pemorsian hingga mengantaran diawasi secara baik dan ketat oleh Personil Biddokkes dan Propam Polda NTT.

"Kegiatan pengawasan dan pengecekan dilakukan secara rutin dsn menyeluruh oleh anggota Propam dan personil dari Biddokkes Polda NTT, yaitu 2 personel Polisi bersama dr. Merty Taolin, MARS sebagai dokter penanggung jawab SPPG," ujarnya.

Pengawasan tersebut untuk menjamin gizi makanan bagi penerima manfaat itu juga dilakukan dengan proses test food atau uji kelayakan makanan yang dilakukan oleh ahli gizi sebelum dibagikan dan disantap oleh penerima manfaat pada hari tersebut.

"(Pengawasan) dilakukan bersama ahli gizi SPPG untuk memastikan bahwa makanan berada dalam kondisi higienis dan bergizi tinggi, aman untuk dikonsumsi oleh para penerima manfaat," kata Henry.

Henry mengatakan kepastian kelayakan makanan itu sangat penting untuk menekan atau menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa dialami oleh penerima manfaat.

Sehingga untuk memastikan makanan tersebut layak dikonsumsi dan memiliki nilai gizi yang tinggi maka pengawasan itu selalu dilakukan..

Baca Juga:
Saat ini SPPG SPN Polda NTT melayani 2.694 penerima manfaat yang terdiri dari lembaga pendidikan dan kelompok masyarakat penerima manfaat.

"Kelompok penerima manfaat itu ada PAUD, TK, Posyandu, SMK, SMA, dan SMP," jelasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Heboh! Roti MBG di Sidimpuan Jamuran. Pihak Sekolah Tarik Kembali Dari Tangan Siswa

Heboh! Roti MBG di Sidimpuan Jamuran. Pihak Sekolah Tarik Kembali Dari Tangan Siswa

Ditangkap Resmob Polda NTT di Kupang, Polsek Rote Timur Jemput Mahasiswa Pelaku Penganiayaan IRT

Ditangkap Resmob Polda NTT di Kupang, Polsek Rote Timur Jemput Mahasiswa Pelaku Penganiayaan IRT

Viral di Medsos Lauk MBG di Kupang Dipenuhi Ulat

Viral di Medsos Lauk MBG di Kupang Dipenuhi Ulat

Peduli Warga, Dansat Brimob Polda NTT Tegaskan Komitmennya Bangun Jembatan Penghubung di Desa Lipa

Peduli Warga, Dansat Brimob Polda NTT Tegaskan Komitmennya Bangun Jembatan Penghubung di Desa Lipa

Polres Sikka Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus TPPO 13 Pekerja Pub

Polres Sikka Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus TPPO 13 Pekerja Pub

Pak Kajari! Menu MBG Ramadhan di Sidimpuan Bikin Heboh. Tolong Periksa Anggarannya

Pak Kajari! Menu MBG Ramadhan di Sidimpuan Bikin Heboh. Tolong Periksa Anggarannya

Komentar
Berita Terbaru