Minggu, 18 Oktober 2026

Lima Pemuda Pelaku Tawuran di Alor-NTT Dikembalikan ke Orangtua

Imanuel Lodja - Kamis, 18 September 2025 16:10 WIB
Lima Pemuda Pelaku Tawuran di Alor-NTT Dikembalikan ke Orangtua
ist
Lima pemuda pelaku tawuran di Alor dipulangkan pasca diamankan oleh polisi
digtara.com -Polres Alor, Polda NTT mengambil langkah mengembalikan lima pemuda pasca tawuran antar pemuda yang terjadi di Simpang Putra Lio, Rabu (17/9/2025).

Baca Juga:

Lima pemuda asal Kelurahan Welai Barat sebelumnya diamankan diserahkan kembali kepada orang tua mereka melalui Ketua DPRD Kabupaten Alor, Paulus Brikmar, pada Rabu malam.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah dilakukan rapat internal oleh Kapolres Alor bersama Wakapolres dan Kasat Reskrim.

Langkah ini dipandang penting untuk meredam potensi eskalasi, menyusul adanya aspirasi dari masyarakat, termasuk perwakilan tokoh daerah.

"Polres Alor mengambil jalan tengah dengan menyerahkan lima pemuda asal Welai Barat kepada Ketua DPRD untuk selanjutnya diserahkan ke orang tua masing-masing. Hal ini menjadi bentuk pendekatan humanis, agar situasi tetap aman dan tidak berkembang menjadi gejolak baru," kata Kombes Henry, Kamis (18/9/2025).

Lima pemuda yang diserahkan yakni IJL (16), PlM (16), YP (18), JM (15) dan DL (17).

Sementara 19 pemuda yang diamankan dalam peristiwa tawuran masih menjalani klarifikasi di Aula Satreskrim Polres Alor.

Mereka ditangani dengan baik, tanpa ada tindakan berlebihan, serta akan dipulangkan secara bertahap dengan membuat surat pernyataan.

Kabid Humas menegaskan, Polda NTT terus mengedepankan upaya persuasif dalam menjaga stabilitas keamanan di Alor.

Semua langkah yang diambil berorientasi pada pencegahan konflik meluas dan perlindungan terhadap masyarakat.

"Kapolda NTT menekankan bahwa setiap langkah Polri harus profesional, proporsional, dan humanis. Proses hukum tetap berjalan, namun penanganan di lapangan juga harus mempertimbangkan suasana kebatinan masyarakat," jelasnya.

Melalui Kabidhumas, Kapolda NTT Irjen Pol Dr Rudi Darmoko mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pemuda di Kabupaten Alor, agar menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu maupun ajakan yang dapat memecah belah persaudaraan.

"Kapolda berpesan, mari kita utamakan penyelesaian melalui jalur hukum. Jangan ada lagi aksi kekerasan atau tawuran, karena yang rugi adalah kita semua. Polri hadir untuk masyarakat, menjaga keamanan, sekaligus memastikan proses hukum berjalan adil," tandas Kombes Henry.

Dengan pendekatan humanis dan koordinasi bersama tokoh masyarakat serta pemerintah daerah, Polres Alor berhasil mengendalikan situasi sehingga keamanan wilayah tetap kondusif

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pelayanan Prima, Bripka Fransiskus Fongo Gendong Dan Bantu Penumpang Kapal Yang Sakit

Pelayanan Prima, Bripka Fransiskus Fongo Gendong Dan Bantu Penumpang Kapal Yang Sakit

Kapolda NTT Audiensi Dengan Irjen KP2MI Bahas Perlindungan Pekerja Migran

Kapolda NTT Audiensi Dengan Irjen KP2MI Bahas Perlindungan Pekerja Migran

Kapolda NTT Minta Jajarannya Beri Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Kapolda NTT Minta Jajarannya Beri Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Kapolda NTT Punya Program Jumat Keliling di Rumah Ibadah Pererat Kebersamaan dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Kapolda NTT Punya Program Jumat Keliling di Rumah Ibadah Pererat Kebersamaan dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Nelayan dan Pelajar di Flores Timur Diamankan Anggota Polairud Saat Tangkap Ikan Dengan Handak

Nelayan dan Pelajar di Flores Timur Diamankan Anggota Polairud Saat Tangkap Ikan Dengan Handak

Respon Keluhan Warga Soal Dugaan Peredaran Oli Palsu, Polda NTT Ambil Sampel Oli di Bengkel Maranu Motor-Kupang

Respon Keluhan Warga Soal Dugaan Peredaran Oli Palsu, Polda NTT Ambil Sampel Oli di Bengkel Maranu Motor-Kupang

Komentar
Berita Terbaru