Polda NTT-PW Ansor dan PW Pemuda Muhammadiyah Sepakat Perkuat Kamtibmas
Baca Juga:
Kapolda NTT menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para pimpinan organisasi pemuda tersebut.
"Kami menyambut dengan baik silaturahmi ini. Mari kita bahas hal-hal positif demi ketentraman dan kedamaian di NTT. Mohon dukungan dan kerja sama Pemuda Ansor dan Pemuda Muhammadiyah dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif," ujar Irjen Pol Rudi Darmoko.
Polda NTT siap bersinergi dan bekerjasama, bahkan terkait rencana Posko bersama nanti akan dibicarakan lebih lanjut
Kapolda juga menegaskan bahwa Polda NTT memiliki program prioritas "Zero TPPO" (Tindak Pidana Perdagangan Orang).
"Kami memiliki program zero TPPO, dan untuk itu kami akan libatkan Pemuda Muhammadiyah dan Ansor agar dapat mendukung upaya ini sampai ke tingkat akar rumput," tambahnya.
Direktur Intelkam Polda NTT Kombes Pol Surisman menekankan pentingnya sinergi untuk menjaga stabilitas di daerah.
"Kita bersyukur wilayah NTT tetap aman meski beberapa daerah lain terjadi kericuhan akibat isu provokatif. Mari kita bergandeng tangan agar NTT tetap menjadi daerah yang aman dan kondusif. Kita juga perlu mengantisipasi masuknya paham-paham intoleran," ujarnya.
PW Pemuda Muhammadiyah Wilayah NTT, Amir Imran Patiraja mengapresiasi pertemuan ini dan menegaskan komitmen mereka dalam menjaga NKRI.
"Kami telah mendapat instruksi dari pengurus pusat agar turut menjaga kondusifitas dan melakukan advokasi kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi isu-isu yang memecah belah. Kami siap dilibatkan dalam upaya menjaga kamtibmas dan mempertahankan toleransi di NTT," tegasnya.
Ketua PW GP Ansor NTT, Ibrahim Laumalanga menyatakan kesiapan organisasinya mendukung program-program Polda NTT, termasuk dalam memerangi TPPO.
"Kita harus membangun koordinasi dan kerja sama agar permasalahan keamanan dapat diselesaikan bersama. Kami siap menjadi mitra strategis Polda, bahkan mendukung pendirian posko keamanan bekerja sama dengan Polri di seluruh kabupaten," ujarnya.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menyebutkan bahwa sinergi ini penting untuk mencegah konflik sosial.
"Semua masalah bisa diselesaikan dengan musyawarah dan gotong royong. Kami berharap Pemuda Muhammadiyah dan Ansor dapat menjadi perpanjangan tangan Polri dalam memberikan edukasi kamtibmas kepada masyarakat," ujarnya.
Direktur Binmas Polda NTT Kombes Pol. Sudartono juga mengajak kedua organisasi untuk terus meningkatkan komunikasi dan kegiatan bersama.
"Rekan-rekan bisa bersinergi dengan Bhabinkamtibmas di wilayahnya. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan meningkatkan kerukunan antar umat beragama di NTT," tandasnya.
Pertemuan ini menghasilkan semangat bersama untuk memperkuat koordinasi antara Polda NTT, GP Ansor, dan Muhammadiyah dalam menjaga ketertiban, memerangi TPPO, dan memelihara toleransi yang telah menjadi identitas NTT.
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
Pimpin Sertijab PJU dan Dua Kapolres, Kapolda NTT Juga Lantik Kombes Nova Irone Surentu Jadi Direktur PPA Dan PPO
Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT
Kerja Tak Kenal Lelah, Kapolda NTT Apresiasi Tim SAR Gabungan Dalam Pencarian Korban Kapal Tenggelam
Kapolda NTT Berharap Tahun 2026 Bersih Dari Pelanggaran Anggota Polri