Cekcok dan Emosi Jadi Alasan Pelaku Penikaman Bunuh Pria di Sikka-NTT
Di acara pesta nikah tersebut, baik pelaku dan para korban terlibat dalam acara bebas.
Baca Juga:
"Mereka saling joget dan sempat keluar dari tenda," tambah mantan Kasat Reskrim Polres Belu ini.
Mereka masuk kembali dalam tenda dan kembali berjoget. Namun saat itu mereka berjoget dengan gaya kasar dan tidak terkontrol.
Beberapa rekan korban menegur korban dan pelaku. Namun pelaku tidak terima dengan teguran tersebut.
"Mereka joget dengan gaya kasar sehingga rekan korban menegur namun berujung pada pemukulan," tandas Kasat.
Selanjutnya pelaku menikam tiga warga sekaligus menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya sekarat karena mengalami luka parah.
"Satu orang meninggal di rumah sakit TC Hillers Maumere dan dua lainnya luka berat masih dalam perawatan medis di rumah sakit TC Hillers Maumere," tambah Kasat.
Pada Sabtu pagi, polisi mengamankan pelaku dan saat ini sudah dibawa ke Polres Sikka untuk diperiksa dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Pelaku sudah kami amankan dan sedang diperiksa," tandas Kasat.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus-kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat.
"Kasus pembunuhan ini menjadi perhatian serius Polda NTT. Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku, transparan, dan profesional. Tidak ada toleransi terhadap tindak pidana yang merenggut nyawa orang lain," tegas Kabid Humas pada Sabtu (30/8/2025).
Kabid Humas juga mengimbau masyarakat agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dalam situasi konflik sosial.
"Kami mengajak seluruh masyarakat NTT, khususnya di Kabupaten Sikka, untuk mengedepankan dialog dan penyelesaian masalah secara damai. Polri akan terus hadir untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat," tandasnya.
Kakek dan Ayah Tersangka Utama Kematian Siswi SMP Di Sikka-NTT Jadi Tersangka dan Langsung Ditahan
Pasutri Tersangka TPPO di Kabupaten Sikka Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan
Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang
Mahasiswa di Manggarai-NTT Todong Sajam dan Gasak Barang Dalam Kios