Sabtu, 07 Maret 2026

Batas Wilayah RI-RDTL di Kabupaten TTU-NTT 'Makan Korban', Satu Warga TTU Tertembak

Imanuel Lodja - Senin, 25 Agustus 2025 15:40 WIB
Batas Wilayah RI-RDTL di Kabupaten TTU-NTT 'Makan Korban', Satu Warga TTU Tertembak
ist
Paulus Oki, warga Desa Inbate Kabupaten TTU mengalami luka diduga ditembak warga RDTL terkait persoalan batas lahan di Distrik Oecussi pada Senin (25/8/2025)

digtara.com - Paulus Oki (58), warga Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT terluka karena tembakan.

Baca Juga:

Korban mengalami tembakan yang diduga dilakukan warga RDTL pada Senin (25/8/2025) di Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupatem TTU.

Diperoleh informasi kalau pada Senin pagi, warga kabupaten TTU yang lahannya berbatasan antara RDTL dan RI mendapat kabar mengenai pembangunan 100 buah pilar batas negara dari Desa Inbate sampai ke Desa Nunpo, Kabupaten TTU.

Beberapa warga Desa Inbate mulai resah karena kebun mereka masuk dalam wilayah Republik Demokrat Timor Leste.

Warga pun merasa tidak puas dan protes karena menurut mereka kebun yang dikelola masih dalam wilayah Republik Indonesia bukan merupakan wilayah RDTL.

100 buah pilar yang akan dibangun oleh Republik Demokrat Timor Leste sebagai pilar batas antara kedua negara telah menjadi permasalahan yang belum terselesaikan yaitu pilar nomor 35.

Masalah tersebut menurut pemerintah pusat sudah selesai.

Namun masyarakat lokal menganggap permasalahan tersebut belum terselesaikan karena sampai saat ini masyarakat belum menerima hasil isi kesepakatan seperti apa

Masyarakat lokal masih tetap mengikuti batas provinsi yang telah dibuat dan disepakati pada tahun 1988 lalu.

Atas kesepakatan itu, masyarakat tetap berkeras mempertahankan wilayah yang digunakan untuk dikelola dan merupakan bagian dari wilayah NKRI.

Masyarakat Inbate yang merasa dirugikan bersama-sama pergi ke lokasi pemasangan 100 pilar batas tersebut.

Mereka melakukan aksi protes agar pihak RDTL menghentikan pembangunan tersebut.

Dalam aksi protes tersebut, Paulus Oki tersebut tertembak dan mengalami luka tembak pada bagian bahu sebelah kanan.

Namun Paulus dan warga Inbate namun belum mengetahui pasti jenis senjata yang digunakan oleh diduga anggota UPF Timor Leste.

Penembakan terhadap Paulus Oki ini terjadi saat terjadi bentrok di sekitar perbatasan RI-RDTL Distrik Oecusse.

Aparat TNI, Polri dan pemerintah setempat langsung ke lokasi kejadian.

Di lokasi ditemukan selongsong peluru kaliber 5,56 MM tercecer di TKP. Selongsong peluru tersebut diduga milik warga Timor Leste saat menembak warga Indonesia.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan

Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan

Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang

Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang

Mahasiswa di Manggarai-NTT Todong Sajam dan Gasak Barang Dalam Kios

Mahasiswa di Manggarai-NTT Todong Sajam dan Gasak Barang Dalam Kios

IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami

IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami

Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK

Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK

Siswi SMP di Sikka Ternyata Diperkosa Dan Dibunuh Kakak Kelasnya

Siswi SMP di Sikka Ternyata Diperkosa Dan Dibunuh Kakak Kelasnya

Komentar
Berita Terbaru