Minggu, 14 Juni 2026

Antusias Tinggi, Warga Sumba Barat Serbu Stand Beras Murah Polres Sumba Barat

Imanuel Lodja - Rabu, 13 Agustus 2025 17:00 WIB
Antusias Tinggi, Warga Sumba Barat Serbu Stand Beras Murah Polres Sumba Barat
ist
Kapolres Sumba Barat, AKBP Yohanis Nisa Pewali memantau pelaksanaan gerakan pangan murah yang digelar di lapangan Mandaelu Kota Waikabubak, Selasa (12/8/2025)
digtara.com -Polres Sumba Barat menggelar gerakan pangan murah dengan menyediakan beras murah yang dapat diakses langsung oleh warga.

Baca Juga:

Program untuk membantu meringankan beban masyarakat ini berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Agustus 2025.

Di hari pertama, Selasa (12/8/2025), Polres Sumba Barat bekerja sama dengan Bulog Sumba Barat membuka stand beras murah di lapangan Mandaelu, Kota Waikabubak.

Sebanyak 1.000 kilogram beras disiapkan untuk masyarakat.

Antusias warga terlihat tinggi, dengan banyaknya masyarakat yang datang untuk memanfaatkan kesempatan membeli beras dengan harga terjangkau.

Kapolres Sumba Barat, AKBP Yohanis Nisa Pewali, memantau langsung jalannya kegiatan di lokasi.

Kehadirannya sekaligus untuk memastikan pelayanan berjalan lancar dan masyarakat dapat terlayani dengan baik.

"Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi solusi sementara dan meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan beras," ujar Kapolres Sumba Barat.

Gerakan Pangan Murah dilanjutkan pada 13, 14, dan 15 Agustus 2025 di empat lokasi berbeda.

Pada 13 Agustus, kegiatan digelar di Kecamatan Laboya Barat yang berlokasi di Pospol Laboya Barat.

Selanjutnya pada 14 Agustus berlangsung di Polsek Lamboya untuk melayani masyarakat Kecamatan Lamboya.

Untuk masyarakat Kecamatan Loli dan Tanah Righu, Gerakan Pangan Murah dilaksanakan di Polsubsektor Tanah Righu.

Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Sumba Tengah, stand beras murah dibuka di Mapolsek Katikutana.

Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memenuhi kebutuhan beras mereka dengan harga yang lebih ringan.

Gideon, salah seorang warga Kota Waikabubak mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.

"Beras di pasar sekarang mahal sekali, jadi dengan harga murah seperti ini kami bisa beli lebih banyak untuk kebutuhan keluarga. Terima kasih kepada Polres Sumba Barat dan Bulog yang sudah membantu," ungkap pria berusia 45 tahun ini.

Program ini pun diharapkan terus berlanjut, mengingat manfaatnya yang sangat dirasakan oleh masyarakat

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diduga Stres Dengan Masalah Keluarga, Pria di Manggarai Timur Bunuh Anaknya Kemudian Gantung Diri

Diduga Stres Dengan Masalah Keluarga, Pria di Manggarai Timur Bunuh Anaknya Kemudian Gantung Diri

Dua Bayi Dan Puluhan PMI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri

Dua Bayi Dan Puluhan PMI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri

Mantan Anggota Dewan Kabupaten TTS Dianiaya Hingga Tewas, Pelaku Diamankan dan Ditahan

Mantan Anggota Dewan Kabupaten TTS Dianiaya Hingga Tewas, Pelaku Diamankan dan Ditahan

Bawa Ganja, Dua Remaja Perempuan di Lembata Diamankan Polisi di Pelabuhan

Bawa Ganja, Dua Remaja Perempuan di Lembata Diamankan Polisi di Pelabuhan

Perkuat Pendidikan Integritas dan Partisipasi Masyarakat di Wilayah Timur Indonesia, KPK Lepas Armada JNBA 2026

Perkuat Pendidikan Integritas dan Partisipasi Masyarakat di Wilayah Timur Indonesia, KPK Lepas Armada JNBA 2026

IRT di Sumba Barat Daya Meninggal Tertimbun Pasir di Lokasi Tambang

IRT di Sumba Barat Daya Meninggal Tertimbun Pasir di Lokasi Tambang

Komentar
Berita Terbaru