Senin, 27 April 2026

Baru Lima Bulan Bekerja di Malaysia, PMI Asal Kabupaten TTU-NTT Sekarat Dianiaya Majikan

Imanuel Lodja - Senin, 04 Agustus 2025 08:22 WIB
Baru Lima Bulan Bekerja di Malaysia, PMI Asal Kabupaten TTU-NTT Sekarat Dianiaya Majikan
ist
Baru Lima Bulan Bekerja di Malaysia, PMI Asal Kabupaten TTU-NTT Sekarat Dianiaya Majikan

Korban sendiri diketahui selama ini bekerja di daerah Kuching Serawak Malaysia yang satu daratan dengan Kalimantan.

Baca Juga:

Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, S.Sos yang dikonfirmasi pada Senin (4/8/2025) pagi mengakui sudah mendapatkan informasi tersebut dan langsung menindak lanjuti.

Suratmi mengaku sudah mendapatkan informasi dari AKP Yance Kadiaman,
tim TPPO Polda NTT pada Minggu (3/8/2025).

"Kami mendapatkan informasi kalau ada tenaga kerja dari Malaysia atas nama Elvi Normawati Kun yang sedang dirawat di rumah sakit dr. Sudarso, Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang karena diduga telah mengalami penganiayaan," ujar Suratmi.

Informasi awal ini disampaikan Edel Olin yang merupakan Ketua Perhimpunan Flobamora Kalimantan Barat kepada Polda NTT.

"Edel menyatakan bahwa korban merupakan warga asal NTT yang telah berada di Malaysia selama kurang lebih empat bulan dan korban selama berada di Malaysia, telah mengalami penganiayaan yang menurut korban dilakukan oleh majikannya di Malaysia," urai Suratmi.

Pasca menerima informasi ini, Suratmi langsung berkoordinasi dengan BP3MI Kalimantan Barat untuk penanganan korban.

Hasil koordinasi bahwa BP3MI Kalimantan Barat dan NTT memfasilitasi pemulangan korban setelah pulih. "Nanti kami fasilitas kepulangannya," tambah Suratmi.

Ia menyebutkan kalau Elvi merupakan korban TPPO oleh keluarganya dan berangkat ke Malaysia secara ilegal.

"Kami sudah cek datanya. (Korban) tidak terdata di sistem kami. Ia berangkat secara ilegal," tandasnya.

Sementara itu, tim TPPO Polda NTT langsung bergerak, Tim langsung ke Kabupaten TTU untuk mengecek proses keberangkatan korban hingga bisa bekerja di Malaysia.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Ungkap Peredaran Rokok Ilegal Oleh WNA, Empat Anggota Polres Belu Dapat Penghargaan Dari KPPBC TMP B Atambua

Ungkap Peredaran Rokok Ilegal Oleh WNA, Empat Anggota Polres Belu Dapat Penghargaan Dari KPPBC TMP B Atambua

Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang

Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang

Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

Pasca Gempa Bumi, Polres TTU Intensifkan Tim Tanggap Darurat Bencana

Pasca Gempa Bumi, Polres TTU Intensifkan Tim Tanggap Darurat Bencana

Komentar
Berita Terbaru