Baru Lima Bulan Bekerja di Malaysia, PMI Asal Kabupaten TTU-NTT Sekarat Dianiaya Majikan
Korban sendiri diketahui selama ini bekerja di daerah Kuching Serawak Malaysia yang satu daratan dengan Kalimantan.
Baca Juga:
Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, S.Sos yang dikonfirmasi pada Senin (4/8/2025) pagi mengakui sudah mendapatkan informasi tersebut dan langsung menindak lanjuti.
Suratmi mengaku sudah mendapatkan informasi dari AKP Yance Kadiaman,
tim TPPO Polda NTT pada Minggu (3/8/2025).
"Kami mendapatkan informasi kalau ada tenaga kerja dari Malaysia atas nama Elvi Normawati Kun yang sedang dirawat di rumah sakit dr. Sudarso, Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang karena diduga telah mengalami penganiayaan," ujar Suratmi.
Informasi awal ini disampaikan Edel Olin yang merupakan Ketua Perhimpunan Flobamora Kalimantan Barat kepada Polda NTT.
"Edel menyatakan bahwa korban merupakan warga asal NTT yang telah berada di Malaysia selama kurang lebih empat bulan dan korban selama berada di Malaysia, telah mengalami penganiayaan yang menurut korban dilakukan oleh majikannya di Malaysia," urai Suratmi.
Pasca menerima informasi ini, Suratmi langsung berkoordinasi dengan BP3MI Kalimantan Barat untuk penanganan korban.
Hasil koordinasi bahwa BP3MI Kalimantan Barat dan NTT memfasilitasi pemulangan korban setelah pulih. "Nanti kami fasilitas kepulangannya," tambah Suratmi.
Ia menyebutkan kalau Elvi merupakan korban TPPO oleh keluarganya dan berangkat ke Malaysia secara ilegal.
"Kami sudah cek datanya. (Korban) tidak terdata di sistem kami. Ia berangkat secara ilegal," tandasnya.
Sementara itu, tim TPPO Polda NTT langsung bergerak, Tim langsung ke Kabupaten TTU untuk mengecek proses keberangkatan korban hingga bisa bekerja di Malaysia.
Lansia di Takari-Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Hutan Dalam Kondisi Tubuh Tidak Utuh
Ratusan Lembar Kawat Bronjong Digelapkan, Polres Malaka Tangkap Dua Pelaku di Takari-Kupang
Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor
Ketua FKPT NTT Hadiri Monev BNPT-FKPT 2026 Rumuskan Strategi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Daerah
Pria di Ngada Ditemukan Dalam Bengkel dalam Kondisi Membusuk