Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur-NTT Kembali Meletus 10 Kilometer
Baca Juga:
Erupsi kali ini dengan tinggi kolom letusan mencapai 10 kilometer di atas puncak kawah.
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid, menyatakan letusan besar ini disebabkan oleh tertampungnya gas di dalam kawah selama 2 pekan terakhir.
"Letusan ini dipicu oleh akumulasi gas yang terperangkap selama dua minggu terakhir," jelas dia dalam rilisnya Jumat malam.
Material letusan dari gunung berstatus Awas atau Level IV ini tersebar ke segala arah. Lontaran materialnya sejauh 3–4 kilometer dari kawah.
Selain karena gas, terpantau aktivitas gempa vulkanik meningkat signifikan dan terdeteksi pergerakan magma menuju permukaan.
"Informasi peringatan telah disampaikan kepada masyarakat di sekitar gunung api sebelum erupsi terjadi," ujarnya lagi.
Petugas Pos Pemantau Gunung Api (PPGA) Lewotobi Laki-laki, Emanuel Rofinus Bere, dalam rilisnya malam itu menyebut letusan ini disertai gemuruh yang besar.
"Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat dengan gemuruh yang kuat," tukasnya.
Menurut laporannya, kolom abu yang teramati ini berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini ± 3 menit 40 detik," jelasnya.
Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka di Manggarai Meningkat, Warga Diminta Tidak Panik
Gunung Sinabung Erupsi, Penerbangan Bandara Kualanamu Sempat Dinonaktifkan
Gunung Sinabung Erupsi Hari Ini 31 Agustus 2026, Kolom Abu Capai 3.500 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi 27 Agustus 2026, Dentuman Terdengar dan Radius 5 Kilometer Disterilkan
Anggota Polairud Bagi Bendera Pada Nelayan Pesisir dan Alat Tulis Bagi Anak Sekolah di Flores Timur