Upaya SAR Selama Tiga Hari Berhasil, KM Mulya Abadi Dan Delapan Kru Dievakuasi Selamat
"Namun tetap dalam pengawasan Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere dengan estimasi sampai ke Pelabuhan Riung pukul 15.00 Wita dan KN SAR Puntadewa 250 melanjutkan perjalanan menuju kembali ke Pelabuhan Wuring Maumere," tambah Fathur
Baca Juga:
Mewakili Tim SAR Gabungan, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang terlibat pada Operasi SAR ini diantaranya Lanal Maumere, Ditpolair Polda NTT, Kapal tanker Maersk Monte Lascar, KM Surya Indah, pihak agen kapal KM Mulya Abadi serta keluarga korban, yang telah bersama-sama bekerja keras selama tiga hari untuk menemukan dan mengevakuasi Kru.
"Tak lupa Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Sulawesi Selatan yakni Gubernur Sulawesi Selatan, DPRD Sulawesi Selatan Bupati Selayar serta Forkopimda Selayar yang telah memonitor dan memberikan atensi yang besar terhadap pelaksanaan Operasi SAR ini," tandas Fathur.
KM Mulya Abadi mengalami patah kemudi di perairan utara Flores, NTT pada Jumat (25/7/2025).
Kapal dengan delapan penumpang memuat semen dan sembilan bahan pokok (Sembako).
Kapal bertolak dari Pulau Jinato, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu (23/7/2025) malam sekitar pukul 20.00 Wita.
Dari Pulau Jinato, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, kapal menuju pelabuhan Riung, Kabupaten Ngada, NTT dengan membawa semen dan sembako dari Pulau Jinato Selayar.
Namun pada pukul 22.00 Wita, kru yang berada di kapal menyampaikan informasi ke pihak keluarga mereka bahwa kapal mengalami patah kemudi.
Kapal hanyut dengan perkiraan posisi berada sekitar 30-40 mil dari Pulau Jinato.
Dipulangkan ke Negara Asal, Jenazah WNA Kanada Bakal Diotopsi
Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Mengungsi
Hilang Saat Mencuci, IRT di Sumba Timur Ditemukan Meninggal Dunia
Tes Urine Positif, ASN P3K Sikka Sudah Dua Kali Pesan Narkoba dari Makassar dan Mengaku Untuk Konsumsi Sendiri
Tiga Hari Pencarian Nelayan di Pantai Oetune-TTS Masih Nihil