Minggu, 25 Januari 2026

Wakapolda NTT Tinjau Kondisi Siswa SMPN 8 Kupang yang Diduga Keracunan Makanan

Imanuel Lodja - Kamis, 24 Juli 2025 09:00 WIB
Wakapolda NTT Tinjau Kondisi Siswa SMPN 8 Kupang yang Diduga Keracunan Makanan
ist
Wakapolda NTT Tinjau Kondisi Siswa SMPN 8 Kupang yang Diduga Keracunan Makanan

digtara.com -Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Baskoro Tri Prabowo berkunjungan ke RSUD SK Lerik Kota Kupang, Rabu (23/7/2025).

Baca Juga:

Kedatangan Wakapolda NTT untuk melihat kondisi siswa SMP Negeri 8 Kupang yang mengalami gejala sakit secara massal.

Kunjungan ini sebagai respon kejadian luar biasa pada Selasa pagi (22/7/2025), dimana ratusan siswa SMPN 8 Kupang secara mendadak mengeluhkan sakit perut, mual, bahkan diare usai mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Para siswa tersebut langsung dilarikan ketiga rumah sakit di Kota Kupang untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Rumah sakit yang menjadi lokasi penanganan siswa yang terdampak adalah Rumah Sakit Siloam Kupang, Rumah Sakit Mamami, dan RSUD SK Lerik.

Berdasarkan data sementara, RS Siloam merawat 45 siswa, RS Mamami merawat 65 siswa, dan RSUD SK Lerik merawat 18 siswa.

Seluruh pasien didiagnosis awal dengan gejala serupa, yakni sakit perut, mual, dan diare.

Wakapolda NTT disambut pihak rumah sakit. Ia berbincang dengan dokter yang menangani kasus tersebut serta menanyakan perkembangan kondisi kesehatan para siswa yang sedang dirawat.

Wakapolda NTT Brigjen Pol. Baskoro Tri Prabowo menyampaikan bahwa kepolisian sangat prihatin dan berkomitmen untuk mendampingi proses pemulihan para siswa serta mengawal penyelidikan penyebab.

"Kami dari Polda NTT sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa adik-adik kita di SMP Negeri 8 Kupang. Kami telah mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan pihak rumah sakit untuk memastikan penanganan medis berjalan dengan baik. Selain itu, penyelidikan juga terus kami lakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari gejala massal ini," ujar Brigjen Pol. Baskoro Tri Prabowo.

Hingga saat ini penyebab pasti sakit massal tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan menunggu hasil laboratorium dari pihak rumah sakit.

Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan keracunan makanan, namun belum bisa disimpulkan secara pasti.

"Kami imbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan pihak sekolah untuk tetap tenang. Percayakan proses penyelidikan ini kepada kami. Kami bekerja sama dengan tenaga medis dan laboratorium untuk mencari tahu penyebab utamanya," tambah Wakapolda NTT.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Berkas Perkara Adik Bunuh Kakak di Sikka-NTT P21, Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa

Berkas Perkara Adik Bunuh Kakak di Sikka-NTT P21, Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa

Petani di Sikka-NTT Tewas Tertimpa Pohon Kemiri

Petani di Sikka-NTT Tewas Tertimpa Pohon Kemiri

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Alor-NTT Masih Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Alor-NTT Masih Belum Ditemukan

Komentar
Berita Terbaru