Sempat Ditutup Karena Konflik Internal, Polisi Buka Kembali Segel TK Raudhatul Athfal Al-Falah Sumba Barat Daya
digtara.com -Lokasi sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Raudhatul Athfal (RA) Al-Falah Weetabula, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT disegel beberapa waktu lalu.
Baca Juga:
- BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan
- Satu Pekan Razia Pedagang Eceran BBM Bersubsidi, Polres Sumba Barat Daya Sita Ribuan Liter Pertalite dan Solar
- Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Tekankan Integritas dan Profesionalisme Saat Lantik Pejabat Struktural Dan Fungsional
Penyegelan tersebut terjadi buntut dari perselisihan kepemimpinan antara kedua belah pihak yakni H. Samsi Pua Golo dengan Fatmawati yang bersengketa.
Akibatnya, aktivitas dan proses belajar di sekolah yang terletak di Weetabula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT ini terhenti.
Polisi pun turun tangan dan mengambil sikap tegas agar anak sekolah tidak dikorbankan.
Polres Sumba Barat Daya melakukan tindakan diskresi dengan membuka kembali sekolah TK Radhatul Athafal/RA Al-Falah Weetabula yang sebelumnya disegel.
Tindakan kepolisian ini demi menjaga ketertiban umum serta menjamin hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan.
Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Harianto Rantesalu Melalui Kabag Ops AKP I Ketut Setiasa langsung melakukan pembukaan segel usai adanya laporan.
Hal langkah ini guna memastikan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal.
Polres Sumba Barat Daya menilai bahwa penutupan sekolah yang berlangsung akibat konflik internal tidak boleh mengorbankan hak anak-anak untuk belajar.
"Polres Sumba Barat Daya tidak berpihak pada salah satu pihak, namun kami bertindak demi kepentingan bersama, terutama demi kelangsungan pendidikan anak-anak. Sekolah tidak boleh menjadi korban dalam perselisihan ini," tegas Kabag Ops pada Jumat (18/7/2025).
Polres Sumba Barat Daya menghimbau kepada kedua belah pihak yang tengah berselisih agar menyelesaikan permasalahan mereka melalui jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Proses hukum diharapkan menjadi jalan yang adil dan damai tanpa mengganggu aktivitas pendidikan.
"Kami minta kepada semua pihak untuk menahan diri dan menghargai proses hukum. Jangan jadikan sekolah sebagai medan konflik. Mari kita jaga bersama suasana kondusif demi masa depan anak-anak kita," tambahnya.
Dengan dibukanya kembali Sekolah TK Radhatul Athafal/Ra Al-Falah Weetabula diharapkan para tenaga pendidik dan orang tua siswa dapat kembali fokus dalam mendampingi proses belajar anak-anak tanpa adanya gangguan dari konflik yang ada.
TK Raudhatul Athfal (RA) Al-Falah Weetabula adalah lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berlokasi di Weetabula.
BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan
Satu Pekan Razia Pedagang Eceran BBM Bersubsidi, Polres Sumba Barat Daya Sita Ribuan Liter Pertalite dan Solar
Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Tekankan Integritas dan Profesionalisme Saat Lantik Pejabat Struktural Dan Fungsional
Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat
Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar