Jumat, 24 April 2026

Sempat Ditutup Karena Konflik Internal, Polisi Buka Kembali Segel TK Raudhatul Athfal Al-Falah Sumba Barat Daya

Imanuel Lodja - Jumat, 18 Juli 2025 08:00 WIB
Sempat Ditutup Karena Konflik Internal, Polisi Buka Kembali Segel TK Raudhatul Athfal Al-Falah Sumba Barat Daya
ist
Sempat Ditutup Karena Konflik Internal, Polisi Buka Kembali Segel TK Raudhatul Athfal Al-Falah Sumba Barat Daya

digtara.com -Lokasi sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Raudhatul Athfal (RA) Al-Falah Weetabula, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT disegel beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

Penyegelan tersebut terjadi buntut dari perselisihan kepemimpinan antara kedua belah pihak yakni H. Samsi Pua Golo dengan Fatmawati yang bersengketa.

Akibatnya, aktivitas dan proses belajar di sekolah yang terletak di Weetabula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT ini terhenti.

Polisi pun turun tangan dan mengambil sikap tegas agar anak sekolah tidak dikorbankan.

Polres Sumba Barat Daya melakukan tindakan diskresi dengan membuka kembali sekolah TK Radhatul Athafal/RA Al-Falah Weetabula yang sebelumnya disegel.

Tindakan kepolisian ini demi menjaga ketertiban umum serta menjamin hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan.

Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Harianto Rantesalu Melalui Kabag Ops AKP I Ketut Setiasa langsung melakukan pembukaan segel usai adanya laporan.

Hal langkah ini guna memastikan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal.

Polres Sumba Barat Daya menilai bahwa penutupan sekolah yang berlangsung akibat konflik internal tidak boleh mengorbankan hak anak-anak untuk belajar.

"Polres Sumba Barat Daya tidak berpihak pada salah satu pihak, namun kami bertindak demi kepentingan bersama, terutama demi kelangsungan pendidikan anak-anak. Sekolah tidak boleh menjadi korban dalam perselisihan ini," tegas Kabag Ops pada Jumat (18/7/2025).

Polres Sumba Barat Daya menghimbau kepada kedua belah pihak yang tengah berselisih agar menyelesaikan permasalahan mereka melalui jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Proses hukum diharapkan menjadi jalan yang adil dan damai tanpa mengganggu aktivitas pendidikan.

"Kami minta kepada semua pihak untuk menahan diri dan menghargai proses hukum. Jangan jadikan sekolah sebagai medan konflik. Mari kita jaga bersama suasana kondusif demi masa depan anak-anak kita," tambahnya.

Dengan dibukanya kembali Sekolah TK Radhatul Athafal/Ra Al-Falah Weetabula diharapkan para tenaga pendidik dan orang tua siswa dapat kembali fokus dalam mendampingi proses belajar anak-anak tanpa adanya gangguan dari konflik yang ada.

TK Raudhatul Athfal (RA) Al-Falah Weetabula adalah lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berlokasi di Weetabula.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pembunuhan di Sumba Tengah Diringkus dalam Waktu Singkat

Dua Pelaku Pembunuhan di Sumba Tengah Diringkus dalam Waktu Singkat

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

Pacaran Sambil Bawa Parang, Sepasang Remaja di Sumba Barat Daya Diamankan Polisi di Bawah Jembatan

Pacaran Sambil Bawa Parang, Sepasang Remaja di Sumba Barat Daya Diamankan Polisi di Bawah Jembatan

IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang

IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang

Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda

Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda

Komentar
Berita Terbaru