SPPG Polda NTT Layani 3.269 Siswa Tujuh Sekolah di Kota Kupang
digtara.com -Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda NTT resmi diluncurkan.
Baca Juga:
Peluncuran pada Kamis (17/7/2025) dilakukan bersamaan dengan peluncuran 27 SPPG lainnya di seluruh Indonesia.
Untuk Polda NTT, peluncuran dipusatkan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda NTT oleh Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko.
Peresmian ini dihadiri Staf Ahli Gubernur NTT bidang ekonomi dan pembangunan, Danlanud El Tari Kupang, Danlantamal VII Kupang, perwakilan Danrem 161/WS Kupang, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah NTT, Irwasda, Pejabat Utama Polda NTT, Kepala Badan Gizi Nasional Wilayah NTT, serta para relawan dan mitra program.
Peresmian dilakukan secara virtual dan dipusatkan dari SPPG Mako Brimob, Depok, Jawa Barat dipimpin Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Koperasi dan UMKM Maman Abdurrahman.
Keberadaan SPPG ini sebagai langkah nyata Polda NTT dalam mendukung program nasional pengentasan stunting.
Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko menegaskan bahwa keberadaan SPPG merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah.
Tujuan utamanya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini.
"SPPG adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap masa depan anak-anak Indonesia. Melalui pemberian makanan bergizi gratis, kita tidak hanya menolong secara fisik, tapi juga membangun fondasi bangsa yang lebih kuat," ujar Kapolda NTT.
SPPG Polda NTT didukung oleh berbagai elemen strategis, di antaranya Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah NTT, Yayasan Maritim Flobamora Nusantara, serta 45 tenaga pendukung yang terdiri dari ahli gizi, akuntan, relawan lapangan, dan mitra MBG lainnya.
Dapur SPPG dibangun dengan standar kebersihan tinggi, memanfaatkan bahan pangan lokal, dan menyajikan menu bergizi seimbang yang bervariasi agar anak-anak tetap semangat belajar dan tidak merasa bosan.
"Kami harap kualitas makanan yang diberikan tidak hanya sehat, tapi juga menyenangkan bagi anak-anak. Ini bukan hanya soal gizi, tapi soal perhatian dan kasih sayang kepada generasi penerus bangsa," ujar Kapolda.
Kapolda NTT menegaskan bahwa Polri ingin terus hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial dan penjaga harapan masa depan.
"Inilah Polri Presisi—tidak hanya melindungi dan menegakkan hukum, tetapi juga mengayomi dengan hati dan melayani dengan kasih. SPPG ini adalah bukti bahwa Polri ingin membangun Indonesia dari meja makan anak-anak kita," tandas Irjen Rudi Darmoko.
SPPG Polda NTT akan mendistribusikan makanan bergizi gratis kepada 3.269 siswa dari tujuh sekolah di Kota Kupang.
Untuk TK GMIT Ebenhaezer Oeba sebanyak 42 siswa, SD Inpres Oeba 1 sebanyak 217 siswa.
SD Inpres Oeba 2 sebanyak 286 siswa, SD Inpres Oeba 3 sebanyak 241 siswa.
Selanjutnya, SMP Negeri 1 Kupang 1.053 siswa, SMP Negeri 2 Kupang 1.050 siswa dan SMP Katolik Giovanni Kupang 380 siswa.
Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moral, Kapolda NTT menyerahkan bantuan sosial kepada para relawan SPPG Polda NTT, yang selama ini telah bekerja tanpa lelah dalam menyiapkan dan menyalurkan makanan bergizi bagi ribuan anak-anak.
Pasca Ditangkap di Kupang, Tersangka Penganiaya IRT di Rote Timur Ditahan Polisi
Polda NTT Bangun Komitmen Bersama Lewat Apel Kamtibmas
Puluhan Warga Datangi DPRD Kabupaten Kupang Pertanyakan Proses Bagi Anggota Dewan Terlibat Kekerasan Seksual
Dinkes Kabupaten Kupang Cek Dugaan Menu MBG Berulat
Diguyur Hujan dan Arus Deras, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Bagi Anak Sekolah di Sumba Barat Daya