Warga Temukan Tulang dan Tengkorak, Diduga Adalah Warga Yang Hilang Tiga Bulan Lalu
Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kelelahan dan jatuh di hutan yang jauh dari pemukiman warga, sehingga tidak ada yang menolong.
Baca Juga:
Hasil visum luar yang dilakukan oleh dokter Puskesmas Fatumnasi, dr. Sarlince Lette, yang didampingi perawat Adi Trisna Kamlasi, menunjukkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal lebih dari satu bulan lalu.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan diduga jenazah telah dimangsa oleh hewan liar.
"Kesimpulan sementara dari hasil olah TKP, interogasi saksi, dan visum luar menyatakan bahwa korban meninggal secara wajar, diduga akibat gangguan jiwa yang dialaminya," ujar Kapolres.
Namun, untuk memastikan penyebab kematian secara pasti, seharusnya dilakukan visum et repertum dalam atau otopsi.
Akan tetapi, pihak keluarga menolak otopsi karena meyakini korban meninggal secara alami. Keluarga pun sudah membuat surat pernyataan penolakan otopsi dan ikhlas menerima kematian korban.
Polres TTS Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Pusu
Aktivis Lingkungan dan Ormas Dukung Proses Hukum Bagi Pelaku Penganiayaan Satwa di Manggarai Barat
Sakit Hati Sering Direndahkan Jadi Alasan Siswa SMK Pelayaran Lasiana Tikam Gurunya
Bawa Kabur Uang Wisatawan, Calo Trip di Manggarai Barat Diamankan Polisi
Dua Wartawan di Manggarai Barat Ditahan Terkait Kasus Penganiayaan