Masyarakat Lembata Dilatih Cara Evakuasi Darurat Erupsi Gunung Api
Simulasi Erupsi ini ditandai dengan meletusnya Gunung Waho-waho dimana erupsi dan awan panas mengarah ke Desa Watuwatu dan Desa Lamadea yang merupakan desa yang berada di lereng gunung berapi aktif "Wahowaho".
Baca Juga:
Masyarakatnya sudah sejak lama hidup berdampingan dengan gunung berapi tersebut.
Suara gemuruh terdengar hingga radius 10 kilometer, disertai lontaran material pijar setinggi 1000 meter dari puncak kawah.
Awan panas mulai meluncur ke arah selatan dan tenggara dengan kecepatan tinggi, mengancam beberapa desa di lereng gunung.
PVMBG Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologimeningkatkan status Gunung Wahowaho menjadi Awas(Level IV) dan dibutuhkan evakuasi kedaruratan dari peserta untuk mengevakuasi para korban yang mengalami luka bakar, patah tulang di tangan dan kaki, perdarahan di kepala dan tangan, pingsan, serta henti nafas dan jantung dengan teknik medical first responder yang telah diajarkan oleh pelatih pada kegiatan pemberdayaan masyarakat ini.
Sejumlah ASN di Kabupaten Lembata Disanksi, Empat Orang Dipecat
Hilang Saat Mencuci, IRT di Sumba Timur Ditemukan Meninggal Dunia
Semua Korban Meninggal Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan, Evakuasi Dipermudah Cuaca
Polri Siaga Pantau Aktivitas Gunung Berapi dan Minta Warga Waspada
Kurun Waktu Dua Bulan, Satreskrim Polres Lembata Tuntaskan 10 Laporan Kasus Pencurian